Tahapan Memindahkan Anggrek Botol ke Media Tanam

Punya hobby baru nih keluarga Online, jadi sekarang aku lagi tertarik dengan anggrek. Dan mau coba merawat anggrek. Jadi aku mulai dengan bagaimana merawat anggrek mulai dari saat pertama membelinya di toko online. Simak pengalamanku bagaimana memindahkan Anggrek dari botol ke media tanam ya.

Merawat dan menanam anggrek dari bibit memang membutuhkan kesabaran. Karena anggrek akan membutuhkan waktu yang  lama hingga dewasa dan berbunga. Butuh waktu satu hingga 2 tahun baru akan terasa hasil kerja keras merawat anggrek. Jadi sabar ya sahabat online jika memutuskan merawat anggrek dari kecil.

Menanam anggrek juga membutuhkan pengetahuan yang baik. Baik mengenai teknik penanaman, merawat dan pemupukan. 


Langkah 1

Siapkan bibit anggrek botol.

Anggrek botol ini aku beli di toko online, dalam satu botol terdapat 20-an bibit yang ukurannya berbeda. Menurut informasi penjualnya anggrek botol ini harus didiamkan dulu selama kurang lebih seminggu di rumah untuk menyesuaikan dengan suhu yang ada di sini. Aku menaruh anggrek botol ini diatas lemari es. Kalian boleh meletakkan botol dimana saja di suhu ruang. 

Merawat Anggrek botol dan membesarkan nya ke media tanam memang butuh kehati-hatian. Karena anggrek yang ada dalam botol memperoleh makanan yang kaya nutrisi di dalam botol akan kita pindahaknan ke media tanam. Sehingga membutuhkan pengetahuan mengenai pemupukan untuk anggrek secara tepat. 

Langkah 2

Menyiapkan media tanam anggrek

Media tanam anggrek banyak jenisnya. Ada yang berupa MOS yaitu akar paku-pakuan. MOS sifatnya dapat menjadi tempat hidup anggrek yang baik karena MOS memiliki karakter dapat menjadi tempat perambatan akar anggrek dengan baik. Selain itu kamu juga bisa menggunakan arang. Arang terbuat dari sisa bakaran kayu yang mengandung unsur hara yang banyak. Selain itu pH arang sesuai untuk perkembang biakan anggrek. Media tanam selanjutnya adalah Sabut kelapa. Sabut kelapa memiliki karakteristik menyimpan air yang cukup untuk pertumbuhan anggrek. Selain itu sabut kelapa memiliki kandungan nutrisi untuk pertumbuhan akar sehingga akan menjadi tempat hidup yang baik bagi anggrek.

Aku memakai sabut kelapa untuk media tanam anggek karena paling mudah ditemukan. Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam sebelum  memindahkan bibit.

Sabut kelapa yang digunakan harus diolah terlebih dahulu, dalam sabut kelapa ada zat Tanin yang dapat membuat perkembangbiakan anggrek menjadi terhambat. 

Caranya adalah dengan merendam sabut kelapa kedalam air mengalir. Jika kamu tidak memiliki tempat merendam di air mengalir bisa juga dengan mengganti air rendaman sabut kelapa setiap hari hingga benar benar jernih. 

Kalau aku mengolahnya dengan cara merendam dengan air panas pada tahap pertama kalau pada rendaman berikutnya menggunakan air biasa. Setiap hari air rendaman harus di ganti dengan yang baru.

Hingga hari ke-7 sabut kelapa siap digunakan untuk media tanam anggrek.

Langkah 3

Membuka botol anggrek

Buka penutup botol dengan perlahan, lalu masukkan air ke dalam botol goyang goyangkan perlahan untuk melepaskan akar dari cairan nutrisi. Bilas hingga bersih. 

Langkah 4

Masukkan bibit ke dalam larutan anti jamur, ikuti takaran pada label antijamur. Aku menambahkan 2 sendok anti jamur ke dalam satu ember air bersih.


tanam anggrek

Langkah 5

Tambahkan zat perangsang akar yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan akar baru pada anggrek. 

Langkah 6

Rendam sabut kelapa ke dalam zat anti jamur sebelum di gunakan selama 10 menit. Agar media tanam sabut kelapa tidak menjadi tempat hidup jamur yang akan mempengaruhi pertumbuhan anggrek.

Langkah 7

Ambil bibit anggrek satu persatu lalu balutkan akar ke sabut kelapa. Saat membalut sabut kelapa usahakan hanya bagian akar saja. Bagian daun biarkan di luar 

Langkah 8

Ikat dengan tali atau kawat agar akar menempel kuat pada sabut kelapa. 

Langkah 9

Letakkan pada pot kecil yang khusus untuk bibit. Pot ini saya beli di toko bibit. Harganya cukup terjangkau yaitu 25.000 untuk 50 lubang tanam.

Langkah 10

Letakkan pot berisi bibit anggrek di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung. Jaga kelembaban dan siram setiap dua hari sekali. 

media tanam anggrek
media tanam anggrek yang digunakan adalah sabut kelapa

Untuk mendapatkan hasil yang baik saat peletakkan pada pot perhatikan posisi nya, memang terlihat berantakan apabila bibit baru dikeluarkan dari botol namun seiring dengan waktu serta arah datangnya matahari maka bibit akan tumbuh tegak mengikuti datangnya sinar matahari.



Apabila sudah dilakukan penanaman maka untuk jangka waktu satu bulan tidak perlu diberi pupuk karena tanaman masih menyesuaikan dengan media baru untuk hidup. 

Selamat mencoba bertanam anggrek dari anggrek botol semoga berhasil. 


No comments

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.