Memilih Perlengkapan Bayi agar tidak Mubazir



Sudah beberapa post kok bahasannya tentang bayi sih? Hihi ini emang lagi mau nulis tentang bayi atau memang rindu sama bayi?


Ya, sepertinya memang tidak pernah ada habisnya bahasan tentang bayi. Mulai dari berbagai macam keperluan bayi, bagaimana merawat bayi, hingga berbagai kepandaian bayi yang tentunya mengundang senyum para orang tua.

Termasuk aku yang sering kali membuka album lama saat anak-anak masih bayi. Biasanya saat melihat video mereka masih bayi, mulai dari tengkurap, belajar duduk, berjalan hingga belajar berbicara ada banyak kejutan kejutan indah yang tak kan pernah terulang lagi. Yah, momen itu sangat membuat rindu seperti ingin memutar mundur jarum jam.


Saat bercanda dengan si Adik Gaisan anak bungsuku yang saat ini berusia 6 tahun, aku selalu bergumam "aduh de kamu kecil aja terus ya, supaya bisa bergelut terus ."

Yah, asyik sekali memang bermain dan bercerita dengan mereka, mendengarkan segala yang mereka pelajari, mendengarkan perkembangan pola pikirnya hingga menyelami dunia nya.

Jadi post kali ini aku akan mengulas tentang tips membeli perlengkapan bayi agar tidak mubazir.
Jadi yang namanya orang tua saat menyambut kelahiran anaknya bisa saja kalap ketika berbelanja keperluan bayi. Seperti beberapa kejadian yang aku alami, banyak sekali baju baju atau perlengkapan bayi yang mubazir tidak terpakai bahkan hingga mereka tumbuh besar beberapa pakaian sudah tak bisa dipakai lagi karena kesempitan.

Beberapa tips yang bisa dilakukan saat membeli perlengkapan bayi agar tidak mubazir :

Membeli yang benar benar penting

Beberapa pakaian bayi yang penting dibeli yaitu, bedong, baju dan celana bayi, selimut bayi, kaos kaki dan tangan, topi. Belilah seperlunya saja, jangan berlebihan,  misalnya bedong bayi cukup ada sekitar 4-6 lembar saja karena bisa disiasati langsung di cuci dan dijemur saat bedong kotor. Begitu juga dengan pakaian bayi, tak perlu membeli pakaian bayi hingga berlusin-lusin tentu sangat mubazir.

Segera mencuci ketika kotor

Jangan menumpuk pakaian bayi yang kotor agar tidak kekurangan pakaian, untuk cuaca mendung bisa diantisipasi dengan menggunakan diapers bayi. Cuci segera saat bayi selesai buang air besar atau kecil.

Saat mencuci pakaian bayi sebaiknya di pisah antara pakaian bayi dengan pakaian orang dewasa. Gunakan juga deterjen dengan busa yang sedikit maupun produk pelembut dan pewangi pakaian yang aman untuk bayi.

Buat daftar belanja kebutuhan bayi

Sejak merencanakan membeli pakaian bayi, sebaiknya buat perencanaan daftar belanja apa saja yang akan di beli. Hal ini untuk mengantisipasi lapar mata saat berbelanja sehingga banyak barang yang tidak terpakai.


No comments

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.