Hafalan Surah-surah pendek Ghaisan

yeaay sunday again!



Sudah lama gak ngisi thema parenting nih, Sebenarnya banyak banget yang mau kutulis tentang tumbuh kembangnya anak-anak. Apalagi dalam kurun beberapa bulan terakhir ini aku merasa anak-anak tumbuh dengan cepat. Si Adek tiba-tiba sudah Sekolah Dasar, si Kakak juga tiba-tiba telah memakai seragam putih biru. rasanya baru kemarin aja mereka masih ngusel-ngusel di ketiak, tidur minta dielus atau berlama-lama digendong. 


Ahh, jika boleh meminta, maunya sih kecil-kecil terus biar bisa diajak becanda, bergelut terus sepanjang hari. Dan momen yang paling membuat rindu itu adalah ketika mereka ngambek, kedua tangaannya di lipat disembunyikan di ketiak sambil menekuk mukanya, aiih lucu banget sih kamu, De. Atau gaya ngambek Kakak yang pergi kesudut kamar, mengunci dari dalam lalu sunyi senyap tidak bersuara sampai lama banget, hingga digedor-gedor dari luar, di teriaki. kami cari-cari dari jendela kaca yang ada di kamar tak terlihat dimana dia bersembunyi. 

Satu-satunya yang bisa meluluhkan hatinya untuk membuka kan pintu adalah saat ditawarkan mau jalan-jalan. hihi

Okay langsung aja hari ini aku mau cerita tentang hafalan Adek. Di sekolahnya yang baru ini si Adek punya target hafalan yang telah disampaikan oleh kurikulumnya untuk hafal hingga surat tertentu. Nah, berhubung si Adek belum hafal jadi mesti agak ekstra membantunya menghafal surah-surah tersebut. 

Beberapa surah memang sudah hafal karena dari PAUD sudah hafal. Namun untuk surah-surah yang baru diketahuinya harus berusaha dengan keras menghafalkannya dan parahnya aku belum menemukan pola dia menghafal dengan baik. Aih dasar Umi!


Beberapa cara yang telah aku lakukan untu membantunya menghafalkan surah tersebut adalah dengan memasang aplikasi murotal anak yang sama persis dengan murotal yang diberikan oleh gurunya di sekolah. Namun ternyata cara itu belum terlalu berhasil karena ketika memegang hp justru dia malah asik dengan game plis deh.

Cara kedua adalah dengan membacakan surah-surah  setelah solat. Namun tantangannya adalah sering banget aku ketinggalan solat berjamaah dengan anak-anak karena kesibukan di dapur, dan pekerjaan rumah lainnya. Beberapa kali memang berhasil mengajaknya untuk hafalan namun paling banyak 2 kali mengulang, si Adek sudah menolak untuk melanjutkan. 

Puncaknya ketika datang sms dari ustadzahnya bahwa si Adek ketinggalan beberapa surah yang semestinya sudah harus di setor menjelang ulangan tengah semester (UTS). Wah pr banget nih mesti ngejar hingga beberapa surah yang cukup panjang. 



Sebenarnya si Adek ada kecenderungan bisa menghafal dengan bantuan video hafalan surat pendek seperti saat dia menghafal surah Ar-rahman. Jadi ceritanya si Kakak download surah Ar-rahman yang dibawakan oleh finalis hafidz cilik. Tanpa perlu usaha ekstra ternyata dia dan Kakak sudah hafal surah Ar-rahman dengan baik hanya dengan mengulang-ulang video tersebut. 

Yah, ternyata untuk mengajak anak menghafal surah-surah butuh ketelatenan dari orang tua ya. Nah ini masalahnya hihi.


Jadi ceritanya, si Umi dan Abah memang harus punya agenda menghafal juga agar bisa mengulang-ulang hafalan si anak. Nah, masalahnya ini  haha. si Umi terlalu sibuk sendiri tak karuan, begitu juga dengan si Abah nih. Jadi si Adek mah ogah-ogahan juga untuk menghafal. 

Nah, untuk membantu si Adek menghafal ini usaha orang tua tak bisa disepelekan dong ya. Agar Adek merasakan aura yang sama dengan apa yang menjadi tanggung jawabnya. 

Baiklah, De! doakan Umi dan Abah ya agar dapat konsisten dengan Azzam ini. Azzam agar kita sama-sama berkumpul di Syurga Amin. 


4 comments

  1. Aamiin.. wah ternyata anak memiliki metodenya sendiri dalam menghapal ya mbak, berarti mereka ini tipe listening ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya iya, tapi tantangannya itu kalau dengerin dari hape banyak banget godaannya hah

      Delete
  2. kalo aku, sblm tidur anak aku aku dengarkan surat2 pendek yang aku download dari youtube, Alhamdulillah membantu hapalan qurannya :)

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.