Optimalkan Upgrade Diri dengan Sandisk Zaman Now

Menjadi guru adalah profesi yang cukup membuat keluarga berbangga hati. Memang bagi sebagian orang guru itu pekerjaan biasa saja, banyak orang yang berprofesi guru tak terlalu istimewa bahkan sebagian orang menilai bahwa guru adalah pekerjaan terakhir yang dilakukan apabila tidak diterima di pekerjaan lainnya.





Yah, setiap orang boleh berpikir seperti itu namun bagiku guru adalah pekerjaan yang istimewa, guru profesi abadi hingga akhir hayat bahkan saat badan sudah terkubur pun nama baik seorang guru tetap ada tak lekang waktu.

Yah, I am a teacher

Saya guru dan saya bangga dengan profesi ini. Jika dulu saat masuk kuliah keguruan sebenarnya lebih kepada alternatif kedua setelah sebelumnya bercita-cita menjadi dokter namun sekarang pilihan yang Allah tetapkan ini adalah sebuah anugerah bagiku.

Saya nyaman menjadi guru dan bangga dengan profesi ini.

Namun menjadi guru zaman now tidak seperti menjadi guru zaman dulu. Istilahnya jauh panggang dari api. Kewajiban guru bukan hanya mengajar siswa di kelas, namun juga guru dituntut untuk mengupgrade diri sebagai salah satu kewajiban profesi.

Upgrade guru

kewajiban gurubukan hanya mengajar namun juga harus mengupgrade diri

Tuntutan profesi guru seperti yang diamanatkan dalam undang-undang tentang keprofesionalan guru bahwa guru wajib melakukan pengembangan diri yang artinya ada kompetensi wajib yang dimiliki guru sebagai syarat kelayakan sebagai guru yang profesional. Diantaranya :
Wajib membuat karya tulis ilmiah
Wajib mengikuti pelatihan dan seminar ilmiah
Wajib mempublikasikan karya inovatif
Wajib menyelesaikan pendidikan keprofesionalan


Jadi tugas guru bukan lagi berdiri di depan kelas, bertatap muka dengan siswa, mengevaluasi serta mengadakan remedial. Namun juga Sejumlah kewajiban tersebut harus terpenuhi minimal 4 angka kredit dalam tiap tahunnya.

tuntutan kurikulum guru harus melek IT dalam pembelajaran


Apakah berat? Tentu saja bagi guru yang buta teknologi apalagi jika guru masih meraba-raba penggunaan teknologi yang tiap saat mengalami pembaruan.

Seperti kewajiban pelatihan dan seminar guru harus mengikuti pelatihan dan seminar tiap tahun dengan angka kredit tertentu yang setara dengan jam pertemuan. Kendalanya apakah bisa lembaga memfasilitasi pelatihan dan seminar semua guru ? Tentu tidak mungkin karena jumlah guru tak sebanding dengan ketersediaan anggaran untuk pelatihan dan seminar.

Lalu apa solusinya?

Solusinya adalah guru harus mampu mengupgrade diri, mencari informasi tentang pelatihan tanpa melalui lembaga penyedia. Salah satunya adalah dengan mengikuti secara online.

Masalah baru juga nih, mengikuti pelatihan online berarti harus siap dengan segala resikonya seperti ketersediaan alat, jaringan, dan pengetahuan tentang pelatihan tersebut karena semua dimulai dari nol, belajar dan berkarya sendiri tanpa bantuan orang lain.

Resiko dari upgrade diri secara online adalah ketersediaan alat dan jaringan yang memadai termasuk transfer materi, instal aplikasi software dan sebagainya.

Nah, beruntung aku mengenal Sandisk salah satu andalanku saat menjalani pelatihan online maupun mengupgrade diri Sandisk dapat menjawab semua kebutuhan guru secara digital dengan baik.

Kebutuhan tersebut antara lain:

  • Ruang penyimpanan yang banyak
  • Mudah dibawa dan disimpan serta tidak memakan tempat
  • Mengamankan data penting 
  • Dapat compatible dengan berbagai perangkat.


Sandisk ini sangat bagus digunakan oleh guru profesional untuk menjawab semua kebutuhan upgrade diri. Karena menjawab semua kebutuhan guru apalagi pada point keempat yakni compatible dengan berbagai perangkat.

Kadang sebuah informasi dapat disampaikan melalui smartphone namun kita membutuhkan data untuk di olah di perangkat komputer sehingga Sandisk hadir menjawab semua kebutuhan tersebut karena Sandisk memiliki output duo yang suport untuk berbagai perangkat.

Studi dari Western Digital 

Sebuah studi yang dilakukan oleh Western Digital mengatakan bahwa Konsumen Indonesia menghadapi masalah kehilangan data penting dan keterbatasan memori pada Smartphone. Dari hasil survey oleh DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital Corp berjudu; Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey, 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka yang berujung pada perasaan kesal. Namun lebih dari 80% responden mengaku telah menyadari pentingnya back-up data, namun hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back-up data secara teratur minimal sebulan sekali. Riset yang melibatkan 1.120 responden dari 6 Kota besar yang ada di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan dan Makassar. 

Dari studi tersebut sangat umum terjadi kita lupa memback-up data sehingga file-file penting hilang, di kemudian hari saat kita membutuhkan data tersebut maka rasa kehilangan dan penyesalan tindakan kehilangan data tersebut yang akan melanda kita. 

Tentang SanDisk OTG 

SanDisk OTG hadir dengan terobosan baru. SanDisk OTG memiliki dual USB yakni type A untuk transfer file ke laptop/PC dan USB type C untuk transfer file dari smartphone ke laptop. Fungsi SanDisk OTG bukan hanya transfer file saja namun karena ruang penyimpanan yang besar jadi memungkinkan kita bisa menyimpan data tanpa harus kepenuhan atau kehilangan file. 

Ruang Penyimpanan hingga 16GB, 32GB dan 64GB

Sandisk ini sangat bagus digunakan oleh guru profesional untuk menjawab semua kebutuhan upgrade diri. Karena menjawab semua kebutuhan guru Apalagi pada point keempat yakni compatible dengan berbagai perangkat.

USB tipe-C untuk kebutuhan trasfer file 

Kadang sebuah informasi dapat disampaikan melalui smartphone namun kita membutuhkan data untuk di olah di perangkat komputer sehingga Sandisk hadir menjawab semua kebutuhan tersebut karena Sandisk memiliki output duo yang suport untuk berbagai perangkat.

Ruang penyimpanan yang besar hingga 64 GB menjadikan sandisk ini sangat cocok untuk menyimpan berbagai file berukuran besar seperti e-book, video pembelajaran, gambar maupun data dalam bentuk dokumen. 

Pengalaman saya menjadi guru kebutuhan yang paling urgen adalah video pembelajaran yang di sharing di grup whatshapp sangat penting untuk di simpan, namun ruang penyimpanan di smartphone sangat terbatas, sehingga harus segera di pindahkan ke ruang penyimpanan yang lebih besar. Jadi dengan Sandisk kita bisa langsung memindahkan file video tersebut dari smartphone. 

apabila smartphone sudah kepenuhan memori pasti aku merasakan bahwa file-file baik foto maupun video #DibuangSayang maka solusi yang mungkin untuk mengatasi masalah ini  adalah #SanDiskAPAC yang dapat mengatasinya. 

Mudah dibawa dan di simpan

USB Type-A untuk transfer file antara laptop/pc

Bentuk Sandisk sangat kecil tidak memakan tempat bahkan bisa disimpan di dompet. Bentuk Sandisk ini memungkinkan kita membawa sandisk kemanapun tanpa perlu direpotkan dengan ruang yang besar. 

Mengamankan data penting

Seringkali saat pelatihan guru diberikan file penting. Namun kita tak mungkin bisa selalu membawa laptop sebagai perangkat yang aman untuk menyimpan data penting tersebut, pelatihan yang mobile tak harus melalui perangkat laptop. Untuk mengganti perangkat tersebut smartphone lebih compatible utnuk memenuhi segala kebutuhan penyimpanan file. Namun keterbatasan memori di smarphone tak mungkin kita bisa mengamankan data penting tersebut, oleh karena itu coba hubungkan perangkat smartphone ke port Micro USB OTG SanDisk atau USB Type-C pada smartphone. 

Sebagai back-up penyimpanan pada smartphone Sandisk dapat digunakan sebagai flashdrive di perangkat komputer/laptop. Dengan adanya  suport OTG pada smartphone maka kita bisa menjadikan Sandisk sebagai tempat penyimpanan untuk memberikan ruang pada smartphone kita. 

Transfer File bebas hambatan

kabel data tidak lagi menjadi satu-satunya alat transfer file

Masalah yang paling sering terjadi jika menggunakan kabel data adalah transfer file yang kadang terganggu, apalagi jika penyimpanan kabel tidak sesuai standar seperti terlipat, goyang atau ada sambungan yang terlepas tentu proses trasfer file menjadi terhambat. Hal ini dapat diatasi dengan Sandisk yang dapat mentrasfer file lebih cepat. Flashdrive ini sudah menggunakan USB 3.0 yang memiliki keunggulan proses trasfer file menjadi lebih cepat hingga 150 MB/S.

Desain Unik simple

bisa ditegakkan tanpa merusak USB OTG SanDisk

Pertama kali melihat Sandisk aku langsung suka karena desainnya yang unik dan simple. Bentuknya mungil, hampir tak memakan tempat. Bentuk unik dan kecil seperti ini sangat memungkinkan kita menyimpan Sandisk di tempat yang kecil. Uniknya Sandisk juga dapat berdiri tegak tanpa terjatuh karena bentuk USB dibuat bisa di tarik ke dalam sehingga tetap terlihat datar. 

Sandisk ini dapat diperoleh di Official Store SanDisk di Shopee

Selamat mengupgrade diri 


4 comments

  1. wajib upgrade sama usb otg sandisk ya kak

    ReplyDelete
  2. Ruang BEsar, Simple juga dalam penggunaaannya,,
    OTG USB SanDisk memang andalan ya mbak

    ReplyDelete
  3. Membantu banget yah ini mbak USB OTG SanDisk, imut dan mudah dibawa kemana2
    Apalagi kita bisa pilih kapasitas sesuai kebutuhan heheee
    USB OTG SanDisknya samaan nih mbak, tapi punyaku yg warna hitam heheee

    ReplyDelete
  4. Duniaku teralihkan dengan gantungan sandisknya. Bagus gantungannya dan memang mesti dikasih gantungan sih biar gak gampang keselip ya ini USB. Soalnya bentuknya mungil banget dan bisa dibawa ke mana-mana.

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.