Persiapan Yang Perlu Dilakukan saat Menyusui Ekslusif

Suatu hal yang patut disyukuri adalah mendapati kenyataan bahwa anak kedua dan ketiga ku dapat disusui secara ekslusif. Yah,dua tahun adalah sebuah perjuangan panjang yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya. Mungkin bagi sebagian orang menyusui selama dua tahun adalah hal yang biasa namun bagi ku yang juga bekerja full time hal tersebut menjadi tantangan tersendiri.



Sebelum memutuskan untuk menyusui secara ekslusif kita benar benar mesti menyiapkan fisik dan mental agar dapat bersinergi dengan segala kemungkinan yang ditemui di perjalanan menyusui. Dua tahun adalah masa yang cukup panjang untuk dipandang sebelah mata. 

Bagi ibu bekerja menyusui secara eksklusif memerlukan bantuan dari banyak pihak terutama suami dan orang tua. Dukungan mereka adalah sumber energi utama yang akan ikut menyukseskan program ASI eksklusif yang kita jalankan.

Apa saja yang perlu dipersiapkan ketika memutuskan menyusui secara ekslusif?


Komunikasi 

Dukungan dari orang terdekat sangat penting untuk si ibu terutama suami. Komunikasikan dengan baik niat kita untuk menyusui secara ekslusif. Berikan pengertian bahwa betapa besar manfaat menyusui secara eksklusif bagi masa depan anak. Apa yang kita pahami harus sampai ke mereka dengan baik. Tantangan dan kendala yang dihadapi seorang ibu ketika  menyusui secara ekslusif tentu tidak sama dengan mereka yang menyusui biasa. 

Komunikasi yang tidak baik  dengan orang terdekat si ibu akan menyebabkan kegagalan menyusui ekslusif dalam perjalannya. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya  bayi tidak 'segemuk' bayi seusianya yang kadang kala menimbulkan rasa tidak percaya diri orang tua/mertua lalu yang disalahkan adalah cara ibu yang memilih ASI eksklusif. Kejadian seperti ini sudah sangat sering dijumpai. Dimana penyebab kegagalan ASI eksklusif salah satunya adalah si ibu sering disalahkan karena bayi memiliki ukuran tubuh kecil.


Memahamkan orang terdekat tentu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan terutama orang tua yang rasa superior nya lebih tinggi. Untuk itu mulailah dengan memberi pengertian ke suami sebagai orang pertama yang harus mendukung kita. Apa yang kita pahami harus dimengerti oleh suami yang nantinya akan menjadi pendamping kita berjuang mensukseskan ASI eksklusif.

Persiapan Fisik 

Kesehatan fisik ibu sangat penting saat memutuskan  memilih cara ASI ekslusif. Kondisi badan harus fit dan sehat agar si bayi dapat menerima asupan ASI yang baik. Mulailah membiasakan makanan yang bergizi tinggi sehat serta mengandung nutrisi, seringkali beberapa kebiasaan buruk si ibu saat masih gadis  terbawa-bawa ketika sudah memiliki bayi seperti malas makan sayur, malas minum dan menyukai makanan instan. Kebiasaan buruk ini tentu harus segera ditinggalkan demi bayi kita lo Bunda.

Persiapan Psikis/Emosi

Psikis ibu menyusui harus selalu terjaga dengan mood baik dan menghindari dari mood buruk. Hal ini sangat mempengaruhi proses menyusui secara ekslusif loh. Menyusui ekslusif tentu harus memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan bayi. Seperti yang kita ketahui bahwa jumlah ASI keluar akan dipengaruhi oleh mood si ibu. 

Langkah yang harus dilakukan adalah meminimalisir segala potensi yang akan mempengaruhi emosi ibu. Hal ini harus segera dipahami oleh si ibu maupun  orang-orang di lingkungan ibu berada. 


Di masa pandemi seperti saat ini tentu ada banyak sekali kekhawatiran yang dapat menyebabkan keinginan menyusui secara ekslusif terhambat seperti takut ke dokter  karena khawatir akan bertemu dengan banyak orang, hal ini bisa menjadi faktor yang akan menyebabkan gangguan emosional pada ibu. 


Ilmu tentang Menyusui 

Menyusui secara ekslusif memang berbeda dengan menyusui biasa. Mungkin hal ini akan berlaku pada ibu bekerja. Ibu bekerja akan meninggalkan bayi selama kurang lebih 5-8 jam setiap hari. Untuk itu diperlukan pengetahuan yang baik tentang teknik memeberikan ASI kepada bayi. Bagaimana cara memerah ASI, menyimpan ASI dengan baik, bahkan saat kondisi sedang bekerja. Ilmu tentang menyusui ini bisa didapatkan dari dokter, buku, artikel, maupun pengalaman pejuang ASI terlebih dahulu. Ibu bisa mendapatkan pengamalan di komunitas pejuang ASI yang dapat menambah asiknya menyusui secara ekslusif. 

Tentang Halodoc

Saat ini ilmu tentang ibu menyusui dapat diakses di sejumlah artikel pada web Halodoc. Ibu tidak perlu repot ke dokter untuk mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menyusui ekslusif. Cukup bermodalkan kuota internet kita sudah bisa mendapatkan ilmu tentang ibu menyusui secara ekslusif. halodoc menyajikan berbagai artikel tentang berbagai hal di dunia kesehatan serta bagaimana cara hidup sehat yang dapat membantu semua yang memerlukan informasi tentang kesehatan. 

Sudah siapkah Bunda menusui secara ekslusif? 


12 comments

  1. Semangaaatttt buat para Busui!
    Mungkin awalnya tidak mudah, tapi Bismillah.... ALLAH akan berikan jalan keluar, ya.
    Niatkan sbg ibadah juga

    ReplyDelete
  2. Tulisan yg bagus, Kak.. Insya Allah bermanfaat bagi para calon Busui yg bersiap melakukan ASI ekslusif. Terima kasih sharingnya..

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah, semasa bekerja Allah mudahkan saya menyusui secara eksklusif bahkan sampai keduanya berusia dua tahun. Dulu secara fisik kondisi saya sebenarnya sangat kelelahan. Berangkat dari rumah pukul 05.00 lalu tiba di rumah lagi pukul 22.00. Rata-rata begitu. Tapi semangat memberikan ASI besar banget karena itu semacam pengganti waktu selama saya bekerja di luar rumah gitu.

    ReplyDelete
  4. Gak bisa dipungkiri kalau ibu baru memang butuh referensi untuk urusan kayak gini. Ya, namanya juga baru, kelihatan sepele tapi kalau gak paham ilmunya bisa berabe sih mbak. Untung aja sih ada halodoc, tinggal cari2 info didalamnya, inshaallah bermanfaat :)

    ReplyDelete
  5. Jadi mom full asi emang harus banyak ilmunya biar ga salah, apalagi buat mom baru, makanya kita dituntut siap dulu & matangkan persiapan sebelum jadi mom

    ReplyDelete
  6. Menyusui ini kayak mau perang ya, makanya persiapannya gak main main huhu

    ReplyDelete
  7. Bermanfaat banget info menyusuinya mbak. Jadi dapat insight baru. Aku belum punya anak sih, tapi bisa dishare infonya ke adikku yang lagi hamil. Hehe.

    ReplyDelete
  8. Lengkap banget ya mbak Halodoc ini, memuat banyak artikel kesehatan yang pastinya penting untuk dibaca. Udah gitu, bisa konsultasi dan tebus resep juga di sana.

    ReplyDelete
  9. Perlu banget ya banyak mencari informasi agar kegiatan menyusui lancar

    ReplyDelete
  10. Aku pernah ada di masa-masa kritis kak...dimana ASI sedikit (perasaan) sehingga anak reweeell terus.
    Alhamdulillah bisa terus berusaha dan lanjut mengASIhi karena Ibu dan suami ikut berjuang.

    ReplyDelete
  11. Saatnya siap-siap belajar buat aku nih mba Yurma eheheh
    Semoga segera dapat momongan juga diriku. Pantes mba Yurma nggak keliatan BW.

    ReplyDelete
  12. Menyusui secara eksklusif selalu ada tantangan tersendiri. Dan aku sering dengar juga cukup rentan akan namanya tekanan sehingga butuh dukungan dari berbagai pihak. Aha iya..Halodoc ini aplikasi kesehatan yang begitu mudah diakses dengan berbagai informasi serta fitur-fitur nya yang bermanfaat

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.