Cara Mengamankan Investasi di Tengah Krisis

Meningkatnya nilai tukar dolar terhadap rupiah akhir akhir ini menjadi lampu kuning untuk keberlangsungan perekonomian di tanah air. Masih terekam dalam sejarah bagaimana krisis ekonomi tahun 1998 yang pada saat itu juga disebabkan oleh anjloknya nilaibtukar rupiah. Untuk itu sebagai masyarakat yang ingin menghirup udara segar dan nyaman di Indonesia maka perlu adanya trik untuk bertahan menghadapi krisis yang melanda.



Bertahan di tengah krisis tentu tidak mudah apalagi untuk mereka yang tergolong menengah ke bawah. Bahan bahan kebutuhan  pokok serba naik, penghasilan yang tidak menentu, badai PHK dimana mana tentu sangat miris belum lagi arah kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat lemah.

Sebagai elemen masyarakat yang terkecil. Keluarga hendaknya menyiapkan strategi bagaimana mempertahankan diri ditengah krisis tanpa bergantung dengan pemerintah.

Strategi tersebut antara lain:

Menghindari belanja kebutuhan Sekunder dan Tersier

Kebutuhan hidup manusia meliputi kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier. Apabila kita sudah bisa memenuhi kebutuhan pokok seperti sandang, pangan dan papan maka apabila ada kelebihan dari penghasilan Anda pikir pikir dahulu apabila hendak membelanjakan kebutuhan sekunder apalagi untuk belanja kebutuhan primer. Kebutuhan sekunder dan tersier silahkan dipenuhi apabila kondisi perekonomian sudah stabil dan investasi juga sudah memadai.

Memanfaatkan peluang penghasilan kedua dan ketiga

Apabila Anda seorang karyawan namun memiliki skill lain yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan Anda mulailah memikirkan untuk menggunakan skill yang dimiliki untuk menambah penghasilan kedua dan ketiga. Misalnya Anda bekerja sebagai karyawan namun memiliki skill bercocok tanam tak ada salahnya membuka depot tanaman Bunga dan buah yang dapat dikerjakan saat pulang bekerja. 

Bisa juga Anda seorang karyawan namun memiliki skill memasak juga tak ada salahnya menerima pesanan kue ulang tahun atau kue box yang dapat dikerjakan tanpa mengganggu waktu bekerja. Nah penghasilan yang Anda dapatkan dari pekerjaan sampingan ini dapat digunakan untuk simpanan saat perekonomian sedang krisis.

Investasi di semua sektor

Investasi adalah cara cerdas memikirkan masa depan keluarga. Pilihan investasi bermacam macam antara lain, rumah, tanah, saham, emas dan reksadana. Lalu kapan kita mulai berinvestasi? Mulailah berinvestasi sedini mungkin. 

Hal yang tak bisa kita hindari adalah kebutuhan dimasa mendatang akan semakin besar seperti kebutuhan anak sekolah, dana orang tua yang sakit, dll. Investasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang yang cukup besar 

Salah satu pilihan berinvestasi bisa dengan asuransi Prudential. Pilihlah asuransi pendidikan anak jika ingin mengamankan kebutuhan sekolah anak dimasa mendatang.

Semangat menghadapi krisis dengan berinvestasi dengan bijak!

1 comment

  1. Terima kasih tipsnya, Teh. Memang betul sih, terlebih soal segala sesuatu yang dibeli, kalau bisa memang betul-betul yang dibutuhkan bukan keinginan.

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.