Ketika hape kesayangan direlakan pergi






Aku mungkin sangat jarang menggunakan sesuatu yang terlihat berlebih.  Misalnya dalam memilih sepatu saja,  ketika aku nyaman dengan sepatu yang satu maka selalu akan Memakainya hingga sang sepatu sudah tak layak pakai,  entah itu sobek,  bolong, telapaknya habis atau hilang.  Kalau pun ada sepatu lain pasti gak akan senyaman sepatu yang biasa aku pakai.  Maka jangan heran jika orang yang biasa mengenali ku selalu memakai itu lagi itu lagi. 


Begitu juga dalam pakaian,  tas,  dll apabila nyaman dengan suatu barang sampe bulukan istilahnya selalu menjadi teman setiaku.

Dan yang akan keceritakan kali ini adalah tentang hape kesayangan ku.

Huaaahhh

Mungkin ketika menulis ini si putih sudah berpindah tangan ke pemilik yang lain atau bisa saja masih terpasang di etalase toko menanti pemilik baru. Hiks

Teman berbagi cerita

Jika mau diceritakan satu persatu mungkin gak akan habis habisnya perjuangan tuh hape menemani.  Dia sangat setia padaku,  siang malam selalu menjadi saksi perjalanan  ku.  Dia yang tau bagaimana aku merintis karir (ceile) di ranah sosial media marketing widihh, sehingga dapat mengumpulkan pundi pundi rupiah.

Dia juga yang menjadi saksi perjalanan ku menyelesaikan  kuliah lanjutan yang jungkir balik,  tangis darah dan nanah (suerr kalau ini mah), berurai Airmata,  bercucuran keringat semua tumpah ruah sedih, bahagia, kesal, marah semua disaksikan oleh tuh si putih.


teman selphi bersama sohib


Jika saja dia punya chip yang berisi rekam jejak maka ia akan bercerita tentang kisah semua-mua nya.
Dan karena sesuatu hal aku harus merelakannya berpindah tangan mencari  Tuannya yang baru.

artikel terkait : Sedang memilih lampu hias, baca ini dulu.

Baik-baik ya,  teman,  semoga kamu mendapatkan pemilik yang menyayangimu,  mengajak untuk menawarkan manfaat dan kebaikan bukan memanfaatkan  untuk hal yang merugikan orang lain.

teman berpetualang

Yah,  sebuah hape atau smartphone bukan hanya dikenal sebagai alat komunikasi saja,  dia bisa menjadi alat dakwah dan menawarkan kebaikan  tergantung siapa yang memegang ya,  sebaliknya dia Juga bisa menjadi sarang kejahatan dan kekejian jika berada ditangan yang salah.

teman cari recehan hehe


Mengapa aku sangat terkesan dengan hape itu?

Dia adalah hape pertama ketika aku mulai nge blog serius. 

Akhir 2015 tepatnya bulan desember saat itu aku mulai berkenalan dengan teman teman komunitas Blogger dan ikut bergabung menjadi salah satu anggotanya,  dari sana mulai mengerti bagaimana memanfaatkan hape agar bukan hanya sebagai alat komunikasi saja melainkan mengisi blog dan mendapatkan penghasilan

Mulailah belajar motret,  ngedit dan berbagai pekerjaan yang menunjang sebagai Blogger diyakini dan si putih lah yang banyak jungkir balik memenuhi kebutuhan.



Dan selama itu si putih jarang banget rewel semua kebutuhan terpenuhi dan sangat memuaskan. 

Teman berkarir

Berbagai efek dan perjalanan  direkam dengan baik oleh si putih,  saat ada kebutuhan foto untuk tulisan maka si putih langsung meluncur ke tkp cekrek cekrek. 

Ada momen cakep langsung di abadikan karena bisa saja suatu saat akan berguna.

teman berpetualang

Seperti saat kami melakukan traveling bersama anak anak banyak sekali momen kebersamaan dengan anak telah disumbangkan oleh si putih dan menjadi pelengkap foto untuk tulisan di tahun tahun berikutnya.

artikel terkait : Menyusuri Pantai Salido yang Indah memukau

Saat membutuhkan rekaman maka si hape langsung on dan menunaikan tugasnya dengan baik. 

Ketika diminta edit foto agar eye catching jadi lebih mudah dengan kapasitas multitasking yang dimilikinya. 

Persis dia adalah teman setia dan berjasa. Tempat mengabadikan segala kenangan dan rasa. 

Dan sekarang dia telah selesai menunaikan tugasnya menemaniku,  selamat jalan si putih aku akan tetap mengenangmu semoga tuanmu yang baru juga menyayangimu sepenuh hati.

8 comments

  1. Ih, sama banget. HP pintarku juga berwarna putih. Pintar-pintar kuku si, karena gak muat buat instal aplikasi-aplikasi kekinian macam IG atau transport2 onlen itu.

    Pintarnya jadi meragukan dong yak .. :p

    Tapi, meski pintar yang meragukan, empat tahun terakhir, si putih ini temani produktifitasku ngeblog di lepel tertinggi. *tsah ^^

    Salam sayang buat putihnya mbak..
    Semoga segera berjodoh dengan si putih baru yang makin bikin segala-segalanya.
    Salam siang dari Lombok ^^

    ReplyDelete
  2. Ini ceritanya dijual kah?? Sayang banget ya, kalo barang udah banyak memberikan manfaat, terus tiba-tiba lepas dari tangan kita, rasanya gimana gitu... Semoga dapat gantinya yang lebih baik, dan si putih dapat tuan baru yang sama dengan mbanya...

    ReplyDelete
  3. Wah aku bulan ini juga ngelepasin tab putih yang beli dari hasil ketik2 online hihihi, walopun berat rasanya tapi daripada ngga dipakai karena udah dapat penggantinya ya direlakan saja ke pwmilik barunya sekarang hehehe.
    Semoga dapat pengganti si putih yang baru mbk hehehehe

    ReplyDelete
  4. Semoga segera dapat ganti ya, punyaku hilang belum dapat ganti lagi. Masih berjuang pengen beli baru.

    ReplyDelete
  5. Hapenya dijual, Mbak? Wah, padahal sayang sekali ya...apalagi sudah melekat di hati hehehe...

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.