Terimakasih Mass Market, Terimakasih DinHijab - Yurmawita's Blog Terimakasih Mass Market, Terimakasih DinHijab | Yurmawita's Blog
Saturday, February 13, 2016

Terimakasih Mass Market, Terimakasih DinHijab

Sosok Rahma Fauzi adalah salah satu insfirasiku, dia sebenarnya sudah lama kukenal yakni ketika masih kuliah tahun 2000 s.d 2004. Ia tercatat sebagai salah satu mahasiswa di almamaterku meskipun berbeda jurusan denganku. Satu angkatan dibawahku. Kami bersama-sama mengikuti organisasi kerohanian kala itu.

Sosoknya yang kalem, pendiam, namun perhatian kepada siapa saja teman dekatnya tidak terlalu mencolok. Hanya ciri khas wajah ke-India-an itulah yang membuatnya sedikit berbeda dengan yang lain. Yah, Amma- begitu ia disapa memiliki wajah yang khas sekali. Seketika mata bertemu dan bertatapan dengannya maka kita langsung bisa menebak ia pasti berasal dari luar Indonesia, wajahnya persis seperti orang-orang India atau Arab. Hidung mancung, mata yang khas. Kami sering bertukar kabar, curhat serta bercerita tentang segala permasalahan hidup.



Setelah menamatkan kuliah, komunikasi ku dengannya terputus. Bersamaan dengan aktivitas kerjaan dan sehari-hari serta keluarga membuatku tidak begitu mengingatnya, hingga suatu ketika kami saling sapa di dunia maya. Ia kuketahui sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari tempat ku, Ia berdomisili di kota yang cukup besar berbeda dengan kotaku.

Aku jarang mau tau urusan orang lain kalau tidak ada hubungannya denganku. Begitu pula dengan aktivitas nya, beberapa kali ia mengupload foto-foto aktivitasnya di facebook tidak menarik perhatianku.

Hingga suatu ketika...

Awal Februari tepatnya ia menuliskan status yang membuatku merasa perlu mereview kembali ingatanku tentang nya.

"Alhamdulillah telah dibuka butik yang kedua DinHijab..." begitu ia menulis di status akun facebook miliknya.

Aku terhenyak dan segera merespon statusnya ternyata gayung bersambut, tidak sulit menyapanya kembali. Ternyata dulu pernah dia menanyakan keberadaanku sebelumnya, namun karena sesuatu hal membuatku lupa inbox darinya. Kesan ramah dan perhatian dari sosok Amma yang kukenal ketika masih kuliah dulu belum pupus darinya meskipun komunikasi kami hanya lewat media sosial.

Hal yang membuat aku harus segera menghubunginya adalah tidak lain, bahwa Amma yang dulu berbeda dengan Amma yang sekarang, Ia sudah menjelma menjadi 'pengusaha' yaitu CEO dari sebuah brand fashion yang cukup mempunyai tempat di hati masyarakat. Ia juga menjadi orang yang cukup diperhitungkan di dunia usaha online shop.

Dua butik serta online shop yang dibangunnya bukan tanpa perjuangan setidaknya itu yang bisa kusimpulkan dari komunikasi kami. Ia sudah bangkit dari ketidakberdayaan dan kelemahan. Ia mampu bekerja dalam silent seperti yang pernah ia tulis pada sebuah status facebooknya.

Tentu semua hasil yang ia peroleh hari ini tidak pernah ia dapatkan tanpa adanya usaha yang terus menerus dari nya.

Ia merintis usaha dari nol, membangun jaringan, berkarya, berinovasi hingga menemukan sisi lain dari dunia usaha yang membuat nya bangkit dari ketidakberdayaan. DinHijab begitu ia memberikan label usahanya, usaha rumahan yang dikelolanya dengan sepenuh hati tanpa meninggalkan tugas utamanya sebagai seorang istri dan ibu dari dua orang anak. 

Perlahan namun pasti ia berhasil menapakkan kaki di dunia usaha, DinHijab mulai merambah ke mall besar di kota nya. Tidak hanya itu dunia maya menjadi pilihan bagi usahanya, ia juga membuka online shop dengan label Momsbabykidz dan menapakkan taringnya disana. 

Dan kini, ia berhasil membangun outlet yang kedua dari Butik DinHijab. Kesuksesannya menjadi bukti bahwa perjuangan telah ia jalani, rintangan telah dilalui namun berkarya tidak akan pernah terhenti.  Ya, dia adalah Amma sosok rendah hati, ramah dan perhatian sama orang-orang disekitarnya tetap menjadi ciri khasnya.

Butik DinHijab yang beralamat di Town Centre, Lantai Dasar Pancoran Mas Depok Telp. 021-77826272 ini telah menjadi salah satu referensi bagi masyarakat di sekitarnya maupun di luar daerah. Amma memilih bergelut di bidang industri fashion khususnya busana muslim sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Geliat industri busana muslim yang kiat meroket tampaknya memberikan peluang baginya terus berkembang.

konveksi yang ia rintis  sendiri

Proses Kreatif yang diciptakannya

Keramahan dan kekeluargaan yang diciptakan kepada karyawan


Hasil karya yang dapat dinikmati oleh orang lain

Melayani dengan keramahan dan layanan prima

Dipercaya oleh masyarakat hingga public figure


Menjadi referensi bagi masyarakat

Menjadi salah satu referensi masyarakat



Inilah hasil dari perjuangan tanpa batas yang dilakukan oleh seorang Amma wanita yang dulu sempat menangis bersama-samaku dengan segala keterbatasan dan ketidakberdayaan. Sebuah kesuksesan yang tidak pernah didapatkan dengan cara yang instan. Kesuksesan yang hadir karena ketekunan dan kesabaran, kesuksesan yang merupakan hadiah atas keuletan serta ikhtiar yang tak berkesudahan. Amma sudah membuktikannya.

Sukses selalu buat Amma...

Beberapa langkah yang patut dijadikan contoh dari Rahma Fauzi, CEO DinHijab dan Online Shop Momsbabykidz.co antara lain:

Awali dengan niat

Ketika memutuskan pindah ke kota besar ia mempunyai niat yang terus menjadi pondasi perjuangannya. Sebuah niat yang terus menerus dijaga yaitu Menggapai Ridho Allah dengan usaha dan tawakal.

Keuletan

Sebuah usaha tanpa keuletan mustahil, akan menjadi mimpi-mimpi indah yang tak kan pernah nyata. Amma mewujudkan mimpinya dengan usaha yang terus menerus. Inovasi yang tak pernah berhenti,
belajar dan terus belajar.

Ciptakan Kebersamaan

Usaha tanpa bantuan orang lain bagaikan menyepi di tengah belantara. Kita akan putus asa maka menjalin suasana kekeluargaan dengan semua pihak adalah prinsipnya. Karyawan adalah keluarga, Konsumen adalah Raja, Pembeli adalah orang yang utama harus dilayani.

Inovasi tiada putus

Bertahan ditengah ketatnya persaingan di dunia industri fashion butuh perjuangan maksimal, terus menerus berinovasi dan berkreasi menciptakan produk baru. Tidak pernah berhenti belajar dan selalu memperbaiki diri. Menerima semua masukan dari berbagai pihak serta meminta saran dan pendapat dari berbagai pihak adalah salah satu langkah yang ia tempuh dalam proses pencariannya menciptakan produk yang layak diterima oleh masyarakat.

Jalin Kerjasama dengan Pihak Ketiga

Dalam mengembangkan usahanya maka kita butuh kerjasama dengan pihak permodalan. Amma mempunyai prinsip mengejar impiannya dengan ikhtiar penuh. Meluangkan waktu untuk mengembangkan sayapnya melalui kerjasama dengan pihak ketiga yakni pihak penggelontor permodalan adalah solusi bijak untuk usahanya.

Menabung

Alur lalu lintas dana bagi pelaku dunia usaha sangat dinamis, tiap hari mesti menggelontorkan dana untuk modal lalu kembali lagi, belanja lagi begitu seterusnya. FlowCash ini menandakan sebuah usaha sehat. Namun bukan berarti si pelaku usaha tidak memiliki cadangan modal untuk membentengi usaha dari hal-hal yang tidak diinginkan, bukan? Nah, Amma punya trik untuk mensiasati hal ini yaitu dengan menabung.


Mass Market Pondasi Kebangkitan Ekonomi Bangsa

Usaha yang dirintis oleh Amma dengan DinHijab adalah salah satu mass market yang menyumbang andil cukup besar terhadap perekonomian anak negeri 

Kehadiran mass market adalah angin segar bagi dunia Usaha Mikro dan Menengah. mass market adalah pelaku usaha mikro dan kecil seperti Pemberi Jasa (Penjahit, tukang cukur, tambal ban, sol sepatu,dll) Pedagang (Pedagang tempe, Pedagang baju/pakaian, warung kelontong, warung makan, pedagang asongan, dll), Industri Kecil (Konveksi, pembuatan tempe, pembuatan kue, salon, dll), pengrajin (Pembuatan perhiasan, cinderamata, anyaman, dll), Pertanian dan peternakan (pertani padi, peternak lele, ayam, bebek,dll). 

Usaha yang digeluti Amma dengan DinHijab serta Momsbabykids.co merupakan salah satu mass market yang pernah saya temui. Bidang yang digeluti termasuk pedagang sekaligus industri kecil yaitu konveksi.

Peran mass market yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari hari perlu mendapat perhatian yang lebih serius oleh lembaga yang bergerak di bidang permodalan/perbankan. Usaha tanpa modal adalah hal yang mustahil. Peran ini diambil oleh PT. Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN).  BTPN berperan merangkul mass market agar tetap berdaya dan menjadi salah satu pembangkit gairah perekonomian di negeri tercinta ini.

Untuk merangkul mass market BTPN menggelontorkan sebuah program yang bermanfaat untuk pelaku mass market maupun sebagai pertahanan terhadap perekonomian bangsa. BTPN menawarkan Program Daya yaitu program memberdayakan mass market melalui tiga pilar utama yaitu Daya Sehat Sejahtera, Daya Tumbuh Usaha, Daya Tumbuh Komunitas.

Untuk itu BTPN membuka tabungan untuk membantu mass market mengelola keuangan dengan bijak. Program tabungan di BTPN dapat diikuti seperti yang tergambar dalam simulasi dengan langkah-langkah berikut:

1. Memulai Simulasi dengan mengunjungi www.menabunguntukmemberdayakan.com



2. Memulai Simulasi bisa dengan akun Facebook atau simulasi manual dengan mengisi data nama, alamat email, serta nomor hp


3. Memulai Simulasi dengan akun Facebook



4. Memulai Simulasi dengan mengisi nama, alamat email serta memilih bidang yang diinginkan, lalu login.


5. Memilih nominal tabungan yang diinginkan perbulan serta jangka waktu menabung. Simulasi yang saya pilih yaitu nilai tabungan Rp 2.000.000,- perbulan dalam lima tahun tabungan akan menjadi Rp 136.708.519. Wow, sebuah angka yang spektakuler.




Angka Rp 136.708.519,-  merupakan angka yang cukup besar. Coba saja jika meminjam di bank selama  5 tahun dengan nominal setara tentu angka yang harus dikembalikan dua kalinya. Tentu pilihan yang tepat jika memilih program tabungan di BTPN.

Apa yang dilakukan oleh Amma dan semua mass market tentu membuka mata hati kita semua bahwa betapa besar andil mereka dalam memenuhi kebutuhan kita. Begitu pula dengan Program Daya yang dicetuskan oleh BTPN untuk memberdayakan mass media tentu merupakan solusi atas permasalahan permodalan yang kerap melanda mass market.  

Terimakasih Mass Market yang telah hadir memenuhi kebutuhan kami. Maju terus kembangkan sayapmu untuk kebangkitan perekonomian negeri kita tercinta. 

25 comments:

  1. Saya masih gak ngerti mba, ini seperti asuransi atau tabungan atau apa ya? 2jt perbulan nya, dalam 5 tahun bisa ratusan juta? Woww.... Btw good luck ya mba lomba nya,, pasti menang !! :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. semacam tabungan kali ya, kalau kita nabung manual kan 2 jt x 60 bulan(5 tahun)= 120 jt nah, kalau disimulasi kan 136.jt marginnya mungkin bagi hasil kali ya...

      Delete
  2. keren mba tulisannya, usaha temannya jg inspiratif ya

    ReplyDelete
  3. Aduh jadi pengen buka butik juga setelah baca postingan ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuh mba Hana, mba kan domisilinya di Jakarta apa Bandung kayaknya di Kota besar bagus prosfeknya, bahan Baku juga banyak dan terjangkau kan. Sukses mba Hana. Pengusaha sekaligus blogger wuihh.. Mantap

      Delete
  4. Klo usaha jilbab kudu punya tukang jahit yang cocok ya mb hihii
    Aku jadi pingin usaha baju n gamis tapi dengan style ku, wah sosok yang mb ceritakan langsung nginspirasi aku ni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, belajar jahit dulu, sana.. Memang inspiratif banget nih si Amma, padahal dulu awalnya dia cuma numpang di rumah sodaranya, namun kini dunia sudah berputar

      Delete
  5. Eh..tapi bisnis jilbab menjanjikan deh kayaknya. Sodaraku jualan jilbab bayi omzet perharinya bisa 60 juta... we o we banget gak sih..masya Allah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Woaa.. Cuma dari jual jilbab bayi ya mba, bisa segitu omzetnya..

      Delete
  6. Impianku jg punya home industry kaya mba amma. Thanks sharingnya Mba, jd terinspirasi dr ceritanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuh deh, bisnis Fashion memang menjanjikan asal kita mau terus menerus berinovasi.

      Delete
  7. masyaAllah ini terimakasih banyak informasinya, saya sedang mencari informasi tentang dunia usaha, dan dapat tipsnya, sedang mencoba buat bisnis plan yang pas

    salam kenal saya dari BLOGger Medan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oya, silahkan bang aizendra dengan senang hati kalau Postingan ini bermanfaat

      Delete
  8. Inspiratif banget sosoknya. Semoga berkah. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih mba Lusi, iya, Rahma Fauzi memang menginspirasi dari nol dia memulai hingga bs membangun 2 Butik,

      Delete
  9. Semoga menang, ya? ^^ Tabungannya jadi banyak banget deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tabungan segitu untuk apa mba an nisa..

      Delete
    2. inginnya sih buat modal usaha. :)

      Delete
  10. ketika negeri ini didera krisis 98, mass market ini terbukti membuat bangsa ini kuat, dan sekarang kita yang harus balas budi terhadap mereka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepakat mas, mereka berjuang tanpa modal besar namun tangguh diterpa bagai krisis. Terimakasih atas kunjungannya mas

      Delete
  11. inovasi tiada putus penting banget biar terus bisa ikut bersaing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semakin ke sini pesaing semakin banyak ya, jadi musti inovasi terus..

      Delete
  12. Replies
    1. Bahan nya bervariasi mba, tergantung minat. Mba myra suka nya bahan Apa?

      Delete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.