Membuat Batu Taman Cantik tanpa harus Beli



Beberapa waktu yang lalu ada kerjaan tukang bangunan di rumah. Sisa bahan yang dipakai untuk membuat dapur masih ada cukup banyak sih. Aku berpikir kalau dibiarkan saja sisa bahan pasti lama-kelamaan akan terbuang juga.


Pasir, semen, adalah bahan bangunan yang mesti dipergunakan jika tidak akan buruk kualitasnya untuk membangun selanjutnya apalagi jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama. Contohnya pasir, bila dibiarkan di ruangan terbuka pasti akan hanyut tergerus air hujan, semen juga akan mengeras menjadi batu bila lama dibiarkan di ruang terbuka.



Setelah beres-beres sisa bangunan tersebut sempat terpikir olehku mau diapakan bahan-bahan tersebut. Eh, kebetulan pas lagi beberes rumah Nemu bekas laci lemari yang sudah tidak terpakai lagi. Lemarinya sudah hancur berderai biasalah lemari bermerk Oli**** yang berbahan dasar serbuk gergaji kayu yang di press memang tidak pernah tahan lama apalagi jika sudah sering berpindah-pindah tempat ditambah lagi kena air, ya salam.



AHA!!

Entah terlintas dari mana aku menemukan ide membuat pijakan untuk taman dengan bantuan bekas laci tersebut. Dalam benakku mulai terkonsep apa saja yang harus kucari untuk melengkapi ide itu.

Bahan

Pasir



Pertama aku menyiapkan pasir, sisa pasir ada segunung di belakang rumah. Aku bingung banget mau diapain tuh pasir, alhasil ternyata pasir itu menjadi incaran kucing-kucing di rumah sebagai tempat pup (uhuii) sebel banget asli deh!

Semen

Karena masih bersisa lebih dari setengah karung semen bekas tukang bangun tempo hari jadi semen itu masih layak untuk digunakan, apalagi sama pak tukang, semen itu ditutup sama seng plat sehingga tidak tersentuh air hujan meski letaknya di belakang rumah yang tidak terlindungi.

Kerikil

Nah, kalau bahan yang satu ini banyak berserakan di halaman rumah, kebetulan ada sisa membangun tiang pagar tempo hari jadi masih bisa dimanfaatkan.

Cetakan


Aku pakai bekas laci lemari, bentuknya segiempat bagian bawahnya tertutup sedangkan bagian atas terbuka.

Karung bekas

Aku pakai karung bekas untuk menahan adonan agar tidak merembes di sela-sela cetakan. Selain itu agar mudah dikeluarkan dari cetakan setelah kering.

Cara membuat

Pertama siapkan bahan-bahan pasir, semen, kerikil dan air. Lalu campur pasir dan semen dengan rumus 3:1 . Aku pakai pengaduk semen untuk menakarnya. Jadi 3 kali ambil pasir pakai adukan semen lalu satu kali ambil semen, hingga cetakan penuh. Setelah tercampur rata baru masukkan air sedikit-demi sedikit hingga adonan semen menjadi mudah dibentuk. Takaran air aku gak pakai, jadi kira-kira setelah bahan tadi tercampur air sedikit-demi sedikit hasilnya terasa lunak, bisa dibentuk dan tidak berderai saja artinya sudah pas.



Setelah itu tekan-tekan dan ratakan adonan ke dalam cetakan agar memenuhi ruang cetakan. Jangan sampai ruang kosong agar hasilnya bagus dan padat.

Ratakan bagian atas lalu susun kerikil secara simetris di atas adonan. Kerikil yang akan di susun sebelumnya direndam ke dalam air sebentar agar lengket ke adonan.
Pilihlah kerikil yang sama bentuk dan ukurannya untuk hasil yang cantik. Punyaku memang tidak simetris karena sebelumnya tidak terlalu memperhatikan soal penampilan sih hihi. Yang penting jadi aja.

Nah, setelah selesai menyusun kerikil kita tinggal menunggu adonan mengering, punyaku sehari semalam, kalau mau lebih juga lebih bagus akan semakin padat hasilnya.

Taraa.. sudah jadi batu pijakan taman buatan sendiri.



Saatnya aplikasikan ke taman mungil rumah kalian yaa.

Karena taman di rumah cukup mungil, aku membuat sekita 10 cetakan untuk menghiasnya. Cara pasangnya cukup mudah kok, tinggal taruh ke tanah bersihkan batuan yang ada dibawahnya agar terlihat menyatu dengan tanaman.

Kalian bisa menanam rumput gajah mini atau rumput lapangan bola untuk menambah kesan cantik tamanmu, di beberapa bagian pinggir bisa ditanami tanaman bunga perdu agar terlihat semakin menawan.

Bagaimana mudah bukan pembuatan taman mini dengan sisa bahan yang ada di rumah kita.

5 comments

  1. Terlihat manis tanpa mengeluarkan uang yang banyak yang akan merusak kantong jebol. Memanfaatkan semen dan pasir tersisa.

    ReplyDelete
  2. Bener bun lama lama semen akan kaku kalau dibiarkan begitu saja

    ReplyDelete
  3. ahhaa, aku pun di rumah bikin sendiri, buat jalan-jalan pagi olah raga meski seuprit hahhaa

    ReplyDelete
  4. jadinya baguuus ya mba. Dan ternyata ngga susah buatnyaaa

    ReplyDelete
  5. Di sekolah saya juga ada batu seperti ini mbak. Ternyata bisa juga ya dibuat sendiri. Lebih hemat dan kita bisa berkreasi sendiri juga.. Suka mbak...

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.