Menilik Pengaruh Kerapian Surat Lamaran dan Amplop Lamaran Kerja dalam Seleksi Calon Karyawan

[lifestyle]



Sudah sering melamar pekerjaan namun belum dipanggil interview juga? Jangan berkecil hati dulu. Mungkin saja ada yang perlu kita evaluasi tentang surat  lamaran pekerjaan yang telah kita tulis. Bisa saja hal-hal kecil yang remeh temeh bahkan tidak kita anggap persoalan yang serius bisa saja menjadi faktor penentu diterima atau tidaknya surat lamaran pekerjaan yang kita kirim. Nah, kali ini aku mau berbagi tentang Menilik Pengaruh Surat Lamaran dan amplop lamaran kerja dalam seleksi calon karyawan.


Ketika Anda berada dalam posisi melamar suatu pekerjaan, pastinya ingin memberikan kesan positif di berbagai point sehingga si calon pemberi kerja mempercayakan pekerjaan tersebut pada Anda dibandingkan pada pelamar lainnya. Oleh karena itu semua detail harus Anda pertimbangkan termasuk dokumen lamaran kerja yang menjadi perwakilan Anda saat melamar pertama kali. 

Sebelum Anda bertemu dengan si pemberi kerja, surat lamaran kerja beserta amplop lamaran kerja  yang sudah dikirim sebagai perwakilan dari diri Anda. Kesan yang diberikan oleh surat lamaran Anda akan menjadi penentu apakah Anda layak dipertimbangkan untuk diundang kembali di sesi lamaran berikutnya.


Meski terlihat sepele namun pemilik pekerjaan akan menyeleksi calon pekerjanya dari berbagai sudut termasuk surat lamaran yang Anda kirimkan. Kerapian menjadi point yang tak boleh dikesampingkan karena juga mencerminkan kepribadian Anda sebagai calon karyawan. Dari tulisan tangan yang rapi atau ketikan komputer yang tanpa salah bisa memberikan point positif dari si pemilik kerja. Bahkan ada perusahaan yang langsung meminta calon pelamar untuk mengirimkan surat lamaran menggunakan tulisan tangan untuk bisa langsung di Analisa dari segi psikologi oleh si ahli psikolog.

Selain kerapian tulisan tangan dan surat lamaran, penyusunan berkas hingga amplop yang digunakan juga bisa menjadi point positif maupun negative. Persyaratan yang harus disertakan dalam surat lamaran umumnya sudah dituliskan oleh si pemilik kerja dimana jika ada salah satu dokumen yang tidak Anda sertakan bisa menjadi penyebab digugurkannya lamaran Anda. 

Penyusunan dokumen juga perlu diperhatikan kerapiannya dan ukuran kertas yang digunakan. Sebaiknya menggunting bagian sisi tepi kertas terlebih dahulu jika kurang rapi apalagi jika ukuran kertas dokumen dan amplop tidak sama. Kemudian susunlah berdasarkan urutan persyaratan yang diminta sebelum di bendel jadi satu.

Pemilihan amplop lamaran kerja yang baik dan sopan akan memberikan point plus pada Anda. Banyak jenis amplop formal yang ada di pasaran yaitu:

Amplop coklat dengan penutup biasa ukuran A4 atau F4.
•Amplop coklat dengan penutup lem otomatis ukuran A4 atau F4.
•Amplop coklat dengan penutup tali.

Selain perbedaan dari bagian penutupnya, bahan kertas yang digunakan juga bermacam-macam. Ada yang menggunakan kertas tipis ada juga yang lebih tebal dengan serat kertas yang terlihat. Sebaiknya untuk memberi kesan positif Anda memilih jenis kertas yang paling baik meski harganya lebih mahal. Untuk mensiasati agar dana yang dikeluarkan lebih hemat, belilah amplop langsung dalam jumlah bendel yaitu 10 atau 12 di situs belanja online  yang kerap memberikan potongan harga.


Setelah memilih jenis amplop yang paling baik dan sopan, saatnya Anda menuliskan alamat tujuan dan alamat Anda sebagai pengirim. Jika Anda hendak menulis alamat menggunakan tulisan tangan, sebaiknya melakukannya sebelum berkas dimasukkan dalam amplop sehingga tulisan menjadi lebih rapi. Begitu juga jika Anda akan menempelkan kertas hasil ketikan alamat tujuan, tempelkan dalam keadaan amplop datar sehingga taka da bagian amplop yang terlipat. 

Masukkan berkas lamaran dalam keadaan menghadap ke bagian depan amplop kemudian tutup bagian belakang menggunakan lem atau tali sesuai dengan jenis amplop lamaran kerja yang Anda gunakan. 

Jika lokasi pengiriman dituliskan dengan jelas dan berada di kota Anda, sebaiknya mengirimkan sendiri tanpa melalui jasa pos agar bisa mengetahui lokasi tersebut sehingga ketika tiba sesi wawancara Anda tak perlu mencarinya lagi yang bisa menghabiskan waktu dan membuat Anda terlambat datang.

Selamat mencoba semoga sukses!


12 comments

  1. aq malah jarang merhatiin amplop mbak, hehehe lebih sering merhatiin cv pelamar kerja terutama untuk skill-nya dan juga fotonya.. karena kadang ada saja fotonya yang kurang cocok menurut aq untuk melamar kerja, terlalu santai tdk berkesan profesional, jadi asal saja seperti itu

    ReplyDelete
  2. Itu memang jadi perhatian banget, Mbak. Selain itu, aku lebih suka menerima surat lamaran tulisan tangan daripada ketikan. Hehehehe .... :D Soalnya dari sana bisa tahu karakter calon pekerja. Foto, CV, dan catatan kelakuan baik juga sangat penting.

    ReplyDelete
  3. Ternyata amplop buat ngelamar kerja juga ada poinnya ya :D Saya kira hanya pada poin isi surat dan cv serta tulisan tangan. Wah, terimakasih infonya ^^

    ReplyDelete
  4. Sekarang jarang ya, surat lamaran pakai tulisan tangan, apalagi hurufnya bersambung.

    ReplyDelete
  5. Itu menggambarkan sebagian kecermatan kerja pelamar juga ya

    ReplyDelete
  6. Sepeleh tapi tidak bisa disepelekan ya mba surat lamaran ini.

    ReplyDelete
  7. Nah, iya banget, hal kecil begini ga bisa disepelekan.Kadang kalo di kantor pas nerima/ wawancara calon karyawan suka lihat amplopnya, kadang suka di pake lagi alias refill untuk berkas lain (kalo ga ada namanya) hahaaa

    ReplyDelete
  8. Biasanya nge print pake A4, jadi kalau bisa amplop nya yang lebih besar dari A4 biar ga ‘ketat’ hehhehe

    ReplyDelete
  9. Wah..bener.., kebanyakan nulis alamat ..biasanya semua berkas udah dimasukin...
    Emang kadang jadi kurang rapi..

    Ternyata..surat lamaran jadi penilaian juga ya

    ReplyDelete
  10. Jadi ingat masa-masa lulus kukiah dan mencari kerja, beli amplop sampai banyak hehe

    ReplyDelete
  11. Noted dulu mbak. Penting banget nih buat anin..

    ReplyDelete
  12. Kadang malah ga kepikiran sm hal yang kecil macam amplop ky gini mba, maklum udah lamaa nganggur hehe

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.