Tips Merawat Bayi Baru Lahir tanpa bantuan Perawat Bayi

[parenting] 


Memiliki bayi baru lahir memang sangat diidam-idamkan ya Bunda, melihat tangan kecilnya, kaki mungil dan mulut mungilnya sangat lucu dan menggemaskan. Bila Bunda bisa membayar  perawat bayi yang telah telaten sungguh sangat baik namun bila tidak ada maka kita sebagai ibunya mau tak mau harus memiliki pengetahuan tentang cara merawat bayi baru lahir dengan benar. 

Beberapa bagian tubuh bayi perlu mendapat perhatian khusus. Seperti tali pusar, kulit, mata, dan bagian selangkangan bayi. Bagian tubuh ini memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi penyebab infeksi. Untuk itu kali ini kita akan membahas tentang Tips Merawat Bayi Baru Lahir. 

Merawat Tali Pusar

Merawat tali pusar bayi sangat penting diperhatikan karena area ini sebetulnya adalah luka yang perlu mendapat perhatian serius. Untuk merawat pusat bayi, sama halnya dengan merawat luka pada umumnya. Yang penting dilakukan adalah menjaga kebersihan luka agar terhindar dari kuman penyebab infeksi. 


Ganti bedong atau pakaian bayi setiap kali sehabis buang air kecil maupun pup. Oleskan cairan antiseptik untuk luka pada area sekitar pusat bayi selalu setelah buang air. Gantilah kasa setiap kali memandikan bayi ketika pagi atau sore hari. Lakukan terus menerus hingga  tali pusat  puput. 

Merawat Kulit Bayi

Kulit bayi adalah area yang sangat sensitif sehingga perlu perhatian khusus terutama kulit pada bagian pipi, selangkangan, ketiak dan leher. Beberapa bayi memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda-beda. Hindari menggunakan produk bayi yang memiliki pewangi karena sebagian besar penwangi dan sabun menggunakan bahan kimia. Bahan kimia ini apabila digunakan dalamm jumlah berlebihan akan menyebabkan ruam merah pada kulit bayi, terasa panas dan mengelupas. Gunakan sabun yang aman untuk bayi serta berbahan alami. Penggunaan lotion untukbayi sebetulnya tidak terlalu penting karena pada dasarnya kulit bayi memiliki kelembaman yang tinggi sehingga tidak perlu menggunakan lotion yang berlebihan. Apabila kulit terlalu lembab hal ini akan menjadi tempat bersaranganya kuman penyakit yang akan menjadikan kulit terasa gatal dan ruam merah. 

Merawat Selangkangan bayi

Area yang perlu mendapat perhatian khusus adalah area selangkangan bayi. Karena area ini berpotensi menjadi sarang kuman dan tingkat kelembaman yang sangat tinggi. Selalu menggunakan pakaian bersih dan kering ketika selesai buang air kecil maupun besar. Gunakan air bersih dan hangat setiap kali bayi buang air, penggunaan sabun bayi boleh saja namun tidak secara langsung. 

Caranya, Bunda bisa mengoleskan sabun dan membuat busanya di telapak tangan lalu usapkan sebentar saja tidak perlu lama ke kulit bayi, bilas dengan air yang banyak. Membilasnya berulang-ulang bisa menghindari zat kimia yang terkandung di dalam sabun bayi dapat hilang. 

Hindari mengoleskan bedak di daerah selangkangan, karena kandungan bedak yang memiliki farfum dapat menjadikan kulit iritasi dan bercak merah. Apabila dibiarkan maka akan menjadi luka. 

Merawat mata bayi

Bagian mata adalah salah satu organ penting yang harus diperhatikan, pada bayi baru lahir, mata bayi biasanya memiliki kotoran yang cukup banyak. Bunda cukup membuat pijatan kecil di area bawah mata dengan menggunakan kapas basah. 


Caranya basahi kapas dengan air hangat, pijat lembut dari ujung mata ke bagian pangkal. Ambil kotoran yang ada di sudut mata dengan hati-hati menggunakan kapas basah yang bersih. 
Merawat area mulut bayi

Bagian mulut bayi juga perlu diperhatikan.  Bayi yang baru lahir memang belum memakan makanan dari luar selain ASI, namun sisa ASI yang menempel di mulut bayi yang tidak dibersihkan dapat menjadi sarang kuman. Akibatnya mulut bayi juga bisa terkena jamur, bakteri yang akan menyebabkan penyakit. 

Kebersihan mulut bayi penting terutama gusi yang kelak akan menjadi cikal bakal tumbuhnya gigi susu. Oleh karena itu jangan lali membersihkan mulut bayi ya Bunda. 

Untuk membersihkan mulut bayi, Bunda cukup mengambil kain kasa bersih, rendam air hangat lalu balutkan ke jari telunjuk Bunda. Gerakkan jari telunjuk ke dalam mulut bayi secara hati-hati ulangi beberapa kali setiap habis menyusui.

Demikian Tips merawat  bayi baru lahir yang wajib diketahui oleh Bunda. Semoga bermanfaat!

9 comments

  1. merawat tali pusat yang kadang-kadang suka terabaikan, dan suka asal-asalan padahal dampaknya kalo terinfeksi gawat. Izin share ya mba, tipsnya bermanfaat banget.

    ReplyDelete
  2. Mbak yurma, terimakasih, manfaat sekali, pengalaman saya juga begitu, selakangan baby pernah saya

    ReplyDelete
  3. Makasih tipsnya kak, tips ini wajib dibaca bunda dan calon bunda ^^

    ReplyDelete
  4. Sip mba. Merawat bayi baru lahir emang harus ekstra hati-hati. Soalnya kasian Ama si bayi

    ReplyDelete
  5. Oke nih ilmunya. Berguna bgt utk yg blm berpengalaman maupun yg udh pernah punya anak.

    ReplyDelete
  6. Tipsnya bermanfaat banget buat para ibu baru nih mbak..

    ReplyDelete
  7. yah, begitulah harus rela repot kalo ga ada yang bantu ya

    ReplyDelete
  8. Thank's tips nya ya mbak, meskipun saya belum punya dede bayi tapi setidaknya ini bisa saya pelajari agar saat punya bayi gak canggung dan bingung lagi

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.