Memilih untuk Dicintai or Mencintai

"Jadi perempuan itu jangan mau mencintai 
karena tenagamu akan terkuras mempertahankannya, 
tapi jadilah perempuan yang dicintai kamu tak akan lelah"




Mencintai dan dicintai adalah kedua hal yang pastinya bertolak belakang walaupun sama-sama untuk urusan cinta dan menyayangi. Namun keduanya memiliki ruh yang berbeda.

Jika mencintai adalah menaruh kasih sayang kepada orang lain, artinya sebuah pekerjaan yang dilakukan untuk menyayangi, melindungi objek yang dicintai. Sebagai subjek yang melakukan pekerjaan mencintai, namun berbeda bila dicintai yang akan memiliki pengertian sebagai objek yang diam menerima cinta dari subjek yang mencintainya.

Dua hal bertolak belakang, kecenderungan mencintai maka pelakunya adalah subjek, yang aktif maka dicintai lebih kepada objek yang cenderung menunggu dan diam. 

Sebagai subjek dan objek

Subjek memiliki pekerjaan utama, yang akan melakukan segenap pekerjaan dalam urusan mencintai dan menyayangi maka sebagai objek adalah orang yang diam menunggu tentu memiliki energi yang tidak akan pernah sama.



Energi yang dikeluarkan oleh subjek dengan energi yang dikeluarkan oleh objek tentulah berbeda karena dua pekerjaan itu sejatinya  berbeda pula. yang satunya aktif dan yang satunya lagi menunggu. Tentu berbeda pula apa yang akan didapatkan dan dirasakan. 

Dalam sebuah hubungan jika ditanya mau pilih yang mana antara mencintai dan dicintai. Sungguh aku akan memilih mencintai.

aku lebih memilih mencintai

artikel lain : Me Time With You

Mencintai 

Konsekuensi dari mencintai adalah perjuangan. Perjuangan yang tak pernah lelah dan penuh air mata tentunya. Kita mencintai seseorang tentu kita mengerahkan segenap jiwa dan raga untuk mempertahankan cinta, agar ia hadir dan memenuhi raga kita mengalirkan energi yang besar. 

Mencintai juga harus menutup mata atas segala macam kekurangan sebuah hubungan. Ketika orang lain menganggap rendah apa yang kita cintai maka kita akan berjuang menutupi kelemahan itu. Kita tentu tak lelah ketika diminta untuk melindungi apa yang kita cintai karena kita menganggap itulah ruh kita. 

Ketika orang merebut apa yang kita cintai maka segenap rasa dan pikiran kita keluarkan untuk melindungi dan membentengi cinta kita. Bukankah hal tersebut membutuhkan energi yang besar? 

Maka puncak dari pekerjaan mencintai adalah kita sukses membuat apa yang kita cintai tidak berpaling dari diri kita, berbalik mencintai kita dan juga membalas cinta tersebut. Kebahagiaan hadir dan kita menang.

Namun terpuruknya pekerjaan mencintai adalah kita akan dihianati dan ditinggalkan, Tak ada kata sakit selain perjuangan yang sia-sia. Namun tunggu dulu kalaupun kita kalah dalam mencintai maka kita menang dalam perjuangan.

artikel lain : Kamu lebih Berharga dari Siapapun

Menjadi Pejuang

Pejuang hadir untuk berperang dan berkorban, maka mencintai adalah perjuangan tak berujung. Seorang pejuang tak pernah berfikir materi, dan nominal tenaga yang dikeluarkan bahkan hingga titik darah penghabisan pejuang akan tetap pada cita-citanya. Maka kehadiran pejuang adalah pelindung bagi orang lain. Ada rasa aman yang diciptakan oleh pejuang yang membuat orang-orang di sekitarnya merindukannya.

Dan Aku..

Memilih untuk mencintai karena sebuah perjuangan mencintai itu akan manis ujungnya. Kalaupun kita kalah maka kita akan kalah sebagai pemenang, tidak ada pejuang yang memiliki nama buruk. Pejuang selalu akan dikenang dengan pengorbanannya. 

Yuk simak tulisan CollablogKEB dari teman-temanku yang lainnya, ada Mak Nurul dengan Begini Caraku Tunjukkan Cinta Pada Ibunda, mak Ike Yuliastuti dengan Mencintai Suami yang Lebih Muda, Mak Kanianingsih, Mak Maria Soraya.

#CollaBlogKEB 

27 comments

  1. Aku juga lebih memilih untuk mencintai
    karena memang seringnya aku mencintai tapi tak di cintai
    miris emang y mbak ahahahaha

    ReplyDelete
  2. Dan aku pun memilih untuk mencintai, karena yakin dengan bahasa cinta akan mengalahkan segalanya huhuy

    ReplyDelete
  3. Dengan mencintai, kita akan merasakan perjuangan mempertahankan cinta.

    ReplyDelete
  4. Aku mau dua2nya aja deh mak. Nggak mau milih. Hehe.

    ReplyDelete
  5. Mencintai atau dicintai kedua2nya tetap harus totalitas ya...
    Ah jadi ingat masa lalu hahaha

    ReplyDelete
  6. ah memang cinta itu butuh diperjuangkan ya

    ReplyDelete
  7. mencintai itu butuh hati seluas samudera maaaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ada yang lebih luas dari samudera itulah mencintai

      Delete
  8. Pengennya mencintai dan dibalas dicintai org yg kita cintai mbaakk (ini kalimatnya kok belibet yaaa) hehe

    Kalau mencintai suami dan keluarga insyaAllah hasilnya baik, beda kalau pas yg dicintai msh pacar kali ya hehe #sokteu

    ReplyDelete
  9. Pengin dua-duanya sih mencintai dan dicintai hehehe :D

    ReplyDelete
  10. mencintai itu butuh effort yang gede ya mbak? kudu siap kecewa dll. Enakan dicintai deh mbak..hehe. tapi mencintai juga mau. yaudah dicintai dan mencintai aja deh hehehe.

    ReplyDelete
  11. Aku milih saling aja maak, dicintai dan mencintai :D

    ReplyDelete
  12. Aku dua-duanya mb,hehe. Mencintai saja tanpa dicintai so melelahkan, tapi dicintai tanpa mencinta butuh jiwa ikhlas untuk hidup tenang

    ReplyDelete
  13. Aku kalau disuruh milih antara mencintai atau dicintai ya aku pilih keduanya, mba. Hahhahaa
    Soalnya kalau dalam pernikahan harus ada dua perasaan itu agar pernikahan berjalan sesuai alurnya. Itu menurutku loh mba :)

    ReplyDelete
  14. Ya, sulit untuk mengetahui siapa kalau kita hanya memilih "dicintai". Tapi akan menjadi kebahagian tersendiri kalau kita memilih "mencintai". Dan keparipurnaan sebuah hubungan adalah mengetahui kalau kita "mencintai dan dicintai".

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.