Makanan Bayi Menjadi Salah Satu Pendamping ASI yang Terbaik


Setelah usia si kecil menginjak 6 bulan, ada baiknya diberikan makanan pendamping selain masih minum ASI atau susu formula. Dengan memperkenalkannya makanan bayi dalam tahapan yang tepat dapat membuat si kecil mengenal berbagai macam rasa makanan sehingga tidak terus menerus bergantung pada ASI. Memang makanan bayi instan bisa dengan mudah Anda temukan di toko susu, supermarket hingga situs belanja online, namun yang terbaik tetap sebaiknya membuat sendiri di rumah. Lebih ekonomis, higienis dan pastinya lebih sehat. 

Simak Yuk, beberapa jenis makanan bayi menjadi salah satu pendamping ASI yang terbaik.

Jika masih dalam tahap awal pemberian makanan pendamping susu atau ASI, berikut ini adalah jenis makanan yang terbaik untuk si kecil:

1. Bubur susu.

Sebelum memberikan makanan yang bertekstur dan memiliki rasa, ada baiknya untuk memperkenalkan si kecil pada makanan yang encer atau cenderung bertekstur lembut. Hal ini bertujuan agar pencernaan si kecil tidak kaget. Buatlah bubur susu dengan cara mencampurkan tepung beras kurang lebih 1 sendok makan penuh dengan 100 ml ASI atau susu formula yang biasa si kecil minum. Masak kedua campuran bahan ini dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.

2. Bubur kentang.

Variasi kedua memperkenalkan si kecil dengan makanan bayi  pendamping ASI adalah dengan membuat bubur dari kentang dan susu. Caranya sebenarnya hampir sama, yaitu 

  • Campurkan kedua bahan. 
  • Hanya saja untuk kentang, kukuslah 50 gram kentang kupas. 
  • Potong kecil-kecil terlebih dahulu agar lebih mudah matang. 
  • Masukkan kentang kukus yang sudah agak hangat ke dalam blender atau food processor, l
  • alu tambahkan ASI atau susu secukupnya lalu blender hingga merata. 
  • Bubur kentang siap disajikan. 


Selain kentang, Anda juga bisa menggantinya dengan ubi jalar.


3. Bubur brokoli.

Brokoli kaya akan vitamin dan kalsium yang baik untuk pertumbuhan bayi, namun karena masih tahap permulaan pemberian makanan pendamping ASI atau susu formula, sebaiknya brokoli dibuat bubur terlebih dahulu. Caranya adalah dengan mengukus 50 gram brokoli yang sudah dipotong-potong, setelah matang tunggu sampai agak hangat, baru setelahnya masukkan ke dalam blender atau food processor, tambahkan ASI atau susu formula dan blender hingga brokoli hancur dan benar-benar tercampur rata.

Selain dengan memberikan berbagai jenis bubur bayi, diperlukan beberapa variasi makanan berupa biji-bijian, buah dan sayur yang dibuat puree atau makanan yang sudah dihaluskan dan tanpa tambahan zat apapun.

Labu kuning.

Selain mengandung banyak serat dan karbohidrat, labu kuning juga kaya akan vitamin C dan A. Anda dapat memberikan labu kuning yang sudah direbus atau dikukus dalam bentuk potongan-potongan kecil atau dengan memblendernya dengan menambah beberapa bahan seperti keju rendah sodium dan kacang garbanzo untuk menambah rasa dan ketertarikan si kecil.


Kacang lentil.

Sekilas, kacang lentil ini terlihat seperti kacang hijau. Di beberapa wilayah, ada yang menyebutnya dengan miju-miju. Kacang lentil ini mengandung serat dan protein yang cukup tinggi. Pengolahannya pun cukup mudah. Rendam kacang lentil semalaman hingga empuk, setelah itu rebus dan haluskan dengan blender, berikan pada si kecil.

Blueberry.

Meski rasanya sedikit asam, namun ternyata blueberry merupakan salah satu makanan bayi terbaik. Mengandung anthocyanin yang bermanfaat untuk kesehatan mata, otak serta saluran kemih pada si kecil. Anda bisa memberikan blueberry pada si kecil dalam bentuk jus atau puree, namun bisa juga hanya dengan memberikannya langsung tanpa harus menghaluskannya terlebih dahulu.

Nah, sangat mudah bukan membuat makanan bayi menjadi salah satu pendamping ASI yang terbaik. Jadi Bunda bisa mencobanyak di rumah dengan cara yang sederhana seperti ini. 

#ODOPOKT18

8 comments

  1. Wah lengkap nih mbak buat contoh-contoh makanan bayi.. ^^

    ReplyDelete
  2. waah lengkap buat rekomendasi yg baru memulai mpasi.

    ReplyDelete
  3. Kacang lentil? Tumben nih saya dengar namanya. Yang mana ya? Wait..wait..saya googling dulu~

    ReplyDelete
  4. MashaAllah...
    Informatif sekali tulisannya.

    Kalau nanti punya anak lagi, ingin sekali ideal. Kaya bikin mpasi alami, gak beli jadi.
    Wkkwk...((ketauan deeh anak-anak ku dulu pake yang ga alami, etapi anak keduaku uda ada tepung gasol looh...alhamdulillah))

    ReplyDelete
  5. iya. aku dulu waktu anak masih bayi juga buat sendiri. Waktu pertama kali bawa anaknya masih 11 bulan jalan jalan diniatin beli rice cooker khusus traveling sama kompor listrik buat masak 😆

    ReplyDelete
  6. Labu kuning enaak, waktu MPASI abang ranu aku suka ikut makan labu kuningnya. Haha

    ReplyDelete
  7. aku ga kebayang apa itu kacang lentil. Jarang kali ya di Indonesia. Kalau anakku sukanya makan ubi

    ReplyDelete
  8. Kalau kentang gitu, menyiasati sifat 'liat'-nya gimana ya, Mbak? Agak-agak suka khawatir nyangkut gitu.

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.