Menyusuri Pulau Enggano dan Potensi Alamnya - Yurmawita's Blog Menyusuri Pulau Enggano dan Potensi Alamnya | Yurmawita's Blog
Monday, April 17, 2017

Menyusuri Pulau Enggano dan Potensi Alamnya

Menyusuri Pulau Enggano dan Potensi Alamnya



Minggu lalu suami mendapat tugas dinas luar di Pulau Enggano, banyak sekali cerita  beliau tentang kemolekan dan potensi yang ditemuinya di pulau yang merupakan pulau terluar Indonesia tersebut. Mulai dari potensi wisata, potensi alam hingga hasil bumi yang dapat menjadi daya tarik kunjungan ke Enggano. Aku akan share tentang pengalamannya menyusuri pulau Enggano pada edisi traveling kali ya.


Berangkat dari Pelabuhan Pulau Baii Kota Bengkulu perjalanan ke Pulau Enggano dimulai dengan angkutan laut kapal Raja Enggano. Jam 17.00 WIB kapal sudah dibuka proses muat barang dan penumpang mulai dilakukan.  Beberapa awak kapal terlihat sibuk mengatur barang penumpang maupun kendaraan yang ikut menyebrang ke Pulau Enggano. Cukup banyak juga muatan kapal, setidaknya empat buah truk, belasan mobil dan puluhan motor dapat ikut serta belum lagi barang-barang penumpang seperti box es untuk tempat ikan basah, berbagai peti barang maupun bahan-bahan bangunan serta keputuhan pokok untuk kebutuhan penyuplai barang dagangan di Pulau Enggano termuat di sana. Kapal terdiri dari dua lantai, untuk lantai dasar dijadikan tempat muatan kendaraan dan barang sedangkan penumpang disediakan tempat duduk di lantai atas.

artikel terkait : Taman wisata dan cagar alam Bengkulu

Kapal Raja Enggano perlahan mulai meninggalkan Pelabuhan Pulau Baii menuju laut lepas Samudera Indonesia. Cuaca terlihat tidak bersahabat, ombak besar berkali-kali menghempas dinding kapal dan membuat kapal terombang-ambing cukup kuat, penumpang hanya berpasrah pada Yang MAha Kuasa apabla sudah berada di dalam kapal, karena sewaktu-waktu kapal bisa saja bertarung dengan Badai besar. 

Kapal Raja Enggano

Sekitar 10 jam perjalanan akhirnya perjalanan dengan penuh rasa cemas dan mual mulai ada titik cerahnya. Matahari mulai menerangi langit pertanda cakrawala akan terlihat. lautan yang terlihat gelap gulita perlahan mulai terlihat, beberapa pulau-ulau kecil menyapa perjalanan, dari kejauhan terlihat sebuah pulau yang cukup besar terlihat seperti induknya, kapal perlahan bergerak mendekati bantaran pelabuhan Enggano, hawa dingin menerpa bersama aroma pepohonan. 

I am Coming Pulau Enggano

Satu persatu kendaraan yang tadi berada dalam badan kapal mulai bergerak ke daratan meninggalkan kapal, penumpang beserta barang bawaan mereka pun bergerak turun menuju pelabuhan Enggano. Kebanyakan penumpang kapal mereka yang akan berkebun atau bekerja di Pulau Enggano. Masyarakat Asli Pulau Enggano memiliki bahasa tersendiri. Suku di enggano masih asli mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan, dan petani. 

Di sepanjang perjalanan menuju perkampungan nelayan terlihat rumah semi permanen yang dibangun dari papan berdiri tanpa pagar maupun fasilitas yang lengkap. 

Fasilitas umum seperti Musollah, Puskesmas, Sekolah sudah ada di beberapa Desa. Jenjang sekolah mulai dari SD, SMP maupun SMA juga telah berdiri di sana. Meskipun ada juga pelajar yang menuntut ilmu ke luar Enggano seperti di Kota Bengkulu dan berbagai kota lainnya. Masayakat sudah sadar akan pentingnya pendidikan bahkan ada beberapa pelajar berprestasi di luar Enggano. Sekolah saya juga pernah menerima anak-anak dari Enggano dan mereka berprestasi dan bisa bersaing dengan murid lainnya. 

Fasilitas jalan terlihat cukup baik namun karena kurangnya perawatan dan kendaraan yang melintas juga masih minim sehingga kanan kiri jalan ditumbuhi tumbuhan yang merambat yyang menyebabkan badan jalan terlihat lebih kecil. Beberapa Masyarakat setempat memanfaatkan lahan dengan menanam pisang dan berbagai sayuran lainnya. Tak heran jika Potensi yang paling banyak dari Pulau Enggano adalah pisang. Lihat saja muatan kapal dari Pulau Enggano dipenuhi dengan pisang.

Berikut potensi yang dapat Anda temukan di Pulau Enggano

Ikan dan Hasil Laut

Ikan adalah potensi yang sangat penting di Pulau Enggano. Pulau ini seakan tidak pernah kehabisan hasil alam ikan dan berbagai hasil laut lainnya, Ikannyapun ikan segar yang bebas dari polusi dan pencemaran laut karena dihasilkan dari laut yang tidak tercemar. Sebut saja ikan Gebur, Ikan Belanak, dan berbagai ikan karang lainnya. Selain Ikan di sini juga penghasil Lobster dan kerang laut. Bener-benar pulau yang kaya akan hasil Alam. Namun sayangnya nelayan maupun petani di pulau ini hanya bisa menjual hasil tangkapannnya pada pengepul dengan harga murah. Akibatnya kesejahteraan mereka juga tidak membaik. 



Ikan Asin

Nah, kalau berkunjung ke Enggano pasti dititipi oleh-oleh Ikan Asin. Ikan Asin memang menjadi primadona di Pulau enggano. Dari hasil penelusuran mengapa ikan asin menjadi pilihan para nelayan dalam memasarkan hasil tangkapannya karena jika menjual hasil tangkapan berupa ikan segar akan sulit menemui pengepul. Pengepul tidak setiap hari membeli tangkapan nelayan karena transportasi yang mengangkut hasil laut ke luar Enggano hanya ada dua kali seminggu. 

Ikan Asin adalah Potensi Luar biasa di Pulau Enggano

Akibatnya hasil tangkapan akan membusuk saja. Untuk mengawetkannya petani mengolah ikan menjadi segar menjadi ikan asin dan akan tahan lebih lama. 

Pisang

Pisang adalah hasil bumi andalan pulau Enggano, sepanjang perjalanan telihat tanaman pisang mendominasi di sela-sela tanaman sayuran lainnya seperti singkong, jagung, kacang-kacangan dll. Pisang akan dibeli dari petani setempat oleh pengepul dan dibawa ke Kota Bengkulu maupun kota lainnya. Berbagai jenis pisang yang biasa laku dipasaran adalah Pisang Jantan, Pisang Kepok serta Pisang Raja. 

Emping

Hasil bumi lainnya adalah Emping, Emping dari Pulau Enggano cukup diminati. Penduduk setempat mengolah melinjo yang banyak ditemukan di lahan pekarangan warga. Dan menjadikan salah satu sumber mata pencaharian  selain menjadi nelayan dan petani. Emping juga menjadi oleh-oleh yang dapat di temukan di sentra oleh-oleh di Kota Bengkulu, Saat ini banyak UKM membeli Emping dari Pulau Enggano kemudian di kemas dan diberi label. 

Potensi Wisata

Selain potensi hasil laut dan hasil bumi, Pulau Enggano menawarkan potensi wisata yang cukup baik, namun sayangnya belum ada investor yang mengolah potensi wisata Enggano. Padahal di bberbagai sudut Enggano menawarkan view yang sangan Indah. 

Pulau-Pulau Kecil

Di sekitar Pulau Enggano banyak terdapat pulau-pulau kecil yang dapat diakses dengan perahu kecil. Pulau-pulau tersebut ada yang berpenghuni ada yang tidak berpenghuni. Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan wisata seperti snorkeling maupun diving di sini. Bahkan beberapa spot menawarkan view yang indah, ikan-ikan dapat terlihat dari permukaan air, beberapa pengunjung juga terlihat menangkap ikan dengan menggunakan tombak. 

Jarak dari pulau ke pulau cukup dekat sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan setiap pulau dalam satu kali perjalanan. 

Semoga kedepannya Pemerintah Daerah lebih memperhatikan potensi wisata Pulau Enggano lebih serius lagi. 

7 comments:

  1. semoga next dapat perhatian dari pemda setempat y mba. aku suka serem klo lewatin jalan yang masih ada tumbuhan merambatnya takut ular ngikutin hahaha..
    Btw pisang jantan yang kek gimana mb?

    ReplyDelete
  2. Pantainya bagus banget,kayak bersalju gitu.

    ReplyDelete
  3. wow menangkap ikan menggunakan tombak, butuh kebiasaan mungkin ya mbak dan bida jadi daya tarik wisata :)

    ReplyDelete
  4. Wow baru tau destinasi wisata ini, nice

    ReplyDelete
  5. Biasanya ikan asin dibikin kalo ikan dah gak laku ya haha.. kalau dari ikan segar mesti lebih muanteb wes ��

    ReplyDelete
  6. Pulau kecil itu sangatlah indah, ikannya juga melimpah ya

    ReplyDelete
  7. wow,, pingin lah ke pulau enggano... Sektor kelautannya masih bagus sekali.

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.