Traveling Asyik tanpa Sakit - Yurmawita's Blog Traveling Asyik tanpa Sakit | Yurmawita's Blog
Wednesday, September 14, 2016

Traveling Asyik tanpa Sakit

Mau traveling tapi gak kuat jalan ga banget kaan, yang namanya traveling ya harus mau tersengat matahari, diterpa udara dingin atau angin di udara terbuka.

Liburan lalu kami sekeluarga berkesempatan berlibur, meskipun tidak jauh-jauh hanya beda provinsi saja hehe.. Namun niat traveling mesti dibarengi dengan dengan beberapa persiapan agar traveling bukan menjadi masalah dikemudian hari. Terutama masalah kesehatan buah hati.

Keceriaan anak di perjalanan prioritas dalam traveling

Sebelum memulai traveling sebaiknya perlu menyiapkan beberapa hal antara lain: 

Persiapan dana

Penting sekali merencanakan dana sebelum memutuskan untuk traveling, jangan sampai diperjalanan menyusahkan diri sendiri karena salah  anggaran, maksud hati mau menenangkan pikiran dengan traveling eh taunya malah muncul masalah baru. Dalam bukunya tentang pengelolaan keuangan Safir Senduk mengatakan bahwa dana liburan hendaknya dipersiapkan dan menjadi anggaran yang terkelola dengan baik, misalnya kalau mengikuti rumus 1234 maka dana untuk liburan masuk ke dana  kedua yaitu yang berkaitan dengan hobby dan rekreasi. Besarnya sekitar 20% dari penghasilan perbulannya.

Ajak si kecil menabung untuk persiapan traveling

Nah, kita bisa saja memasukkan anggaran 20% kedalam pos hobbi dan rekreasi. Dari 20% itu boleh saja dibagi lagi menjadi beberapa bagian mengingat kebutuhan hobbi dan rekreasi bukan hanya liburan saja kan, didalamnya ada hobbi juga, untuk itu boleh juga pos 20% dibagi lagi menjadi 10% untuk hobbi dan 10% untuk liburan. Kalau pos hobbi bisa saja diambil setiap saat sesuai dengan kebutuhan hobbi yang dijalankan. Namun untuk liburan harus benar benar disimpan berdasarkan kebutuhan liburan yang telah direncanakan tentunya. Jika liburannya setiap tahun tentu penggunaan pos ini ketika liburan tentunya. Coba kita hitung-hitungan ya.

Misalnya penghasilan perbulan 4 juta, maka 20% nya adalah 800.000 artinya 400.000 untuk hobbi dan 400.000 untuk pos liburan.

Nah, untuk pos liburan ini kita harus konsisten mengumpulkannya hingga waktu traveling yang direncanakan tiba. Kalau satu tahun artinya 400 rb x 12 bulan sama dengan 4.800.000 itulah modal liburan. So, jika memungkinkan liburan dengan dana sebesar itu boleh-boleh saja namun jika masih belum mencukupi kita harus bersabar dulu.

Besar kecilnya anggaran liburan ini juga bisa menjadi alternatif kita memutuskan untuk mengisi posisi yang akan direncanakan. Misalnya tahun depan kita berencana berlibur di seberang pulau maka pertimbangan ongkos dan dana diperjalanan hendaknya menjadi dasar kita memutuskan berapa besar pos yang harus kita anggarkan setiap bulannya.

Persiapan waktu

Waktu yang tepat untuk berlibur adalah ketika kita bisa meluangkannya. Apabila berlibur bersama keluarga tentu waktu terbaik berlibur adalah ketika semua anggota keluarga bisa menuangkannya. Jadi jauh-jauh hari harus dibicarakan kemungkinan liburan ke suatu tempat dengan berbagai konsekuensinya. Misalnya ketika liburan sekolah, cuti kantor atau free kerjaan dapat bersamaan maka itulah waktu terbaik.

Lamanya waktu liburan juga harus diperhitungkan total waktu liburan harus pas baik waktu pergi maupun waktu pulang serta waktu liburannya. Apalagi kalau kita terikat jam kerja misalnya pegawai yang perhitungan hari tidak masuk kerja menjadi penentu keluar dan tidaknya gaji maupun penghasilan lainnya. Gawat kaan gara-gara kelamaan liburan mesti izin masuk kerja eh, ternyata izinnya dipermasalahkan oleh atasan yang akan berdampak pada dihentikannya tunjangan. Repot kaan.

Persiapan dokumentasi

Saat ini yang namanya kamera harus on terus apalagi momen liburan, jangan sampai liburan hanya dikenang lewat ingatan tanpa ada bukti otentik kaan, sayang banget. Misalnya kita sudah tua, ada bahan cerita buat anak cucu kita nanti kan bahwa kita pernah menginjak kan kaki ke sana, nah cerita yang tidak didukung fakta gak menarik bahkan cenderung dikira menghayal. Lah kalau cerita didukung foto siapa yang bisa menyangkalnya ye.. kaan.

"Cucuku, nenek udah pernah kesini lho..(sambil nunjukin foto usang) nah, dibelakang itu tuh deket pohon dulunya kakekmu pernah kecebur Jadi ceritanya ada kolam pas mau foto kedekatan, ya kecebur deh payahnya lagi si Kakek ternyata gak bisa berenang haha.."

Dokumentasi harus dipersiapkan dari rumah, charger, powerbank buat jaga-jaga kalau diperjalanan batrenya habis, apabila menggunakan recorder sebaiknya peralatan sudah diperiksa sebelum keberangkatan.

Persiapan kebutuhan pribadi

Nah, yang ini kelihatannya sepele namun mesti siap sedia lho misalnya untuk cewek persiapan pembalut kalau kalau kedatangan tamu bulanan diperjalanan,emang sih saat ini minimarket menjamur dimana mana kita bisa saja mampir untuk beli namun kalau diperjalanan yang tidak memungkinkan ada minimarket misalnya di pedalaman, tempatnya terpencil, gunung dll boro boro minimarket dah, warung di hutan sepi siapa yang mau jualan?  Untuk itu sedia payung sebelum hujan kan baik. Selain itu jika Anda membawa serta anak-anak menyiapkan keperluan urgen anak- anak tak boleh disepelekan, seperti susu, minyak, lotion, popok, pakaian secukupnya, Makanan ringan, minuman serta boneka kesayangannya. Jangan sampai anak anak menjadi rewel akibat kita lupa membawa bantal kesayangannya di perjalanan, sayang kan jika perjalanan yang semestinya menarik justru membawa suasana hati tidak nyaman. Bahkan dalam perjalanan seringkali kita lupa membawa sisir saja sudah membuat penampilan terasa kurang lengkap.

Ketika si kecil mulai rewel
Membawa serta mainan anak ketika dalam perjalanan dapat mengantisipasi kemungkinan anak rewel di perjalanan. Mainan dapat membantu mereka menghilangkan rasa jenuh di perjalanan. Pilihlah mainan yang tidak menyita tempat, ringan serta merupakan pilihan hati si kecil. 

Persiapan obat-obatan

Dalam perjalanan, hal yang paling ditakutkan adalah masuk angin akibat kelamaan di perjalanan atau udara luar. Biasanya dalam kendaraan meskipun sudah tertutup rapat dan bebas dari polusi udara luar tubuh masih saja belum beradaptasi, akibatnya muncul keluhan masuk angin, sakit kepala atau mencret. Untuk itu ada baiknya kita senantiasa mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Untuk menghindari kemungkinan tersebut kita bisa menyetel pendingin udara dalam kendaraan dengan suhu yang tidak terlalu dingin, apabila perjalanan menggunakan pesawat sebaiknya menggunakan jaket hangat, tidak membiarkan perut kosong ketika memulai perjalanan untuk menghindari masuk angin. Selalu menggunakan minyak angin untuk anak-anak agar tubuh hangat yang penting senantiasa memberikan vitamin serta suplemen makanan agar tubuh tetap fit.


Daya tahan tubuh setiap orang kan beda, kebutuhan akan asupan makanan dan vitamin juga beda berdasarkan beberapa faktor misalnya usia, tingkat aktivitas, maupun resistensi terhadap obat tertentu. Untuk itu kita juga harus senantiasa mengenali kebutuhan asupan gizi tubuh kita sendiri maupun keluarga kita terutama anak anak. Tubuh anak-anak yang masih rentan terhadap berbagai kemungkinan penyakit harus menjadi prioritas perhatian kita. Menjaga lebih baik daripada mengobati kan.

Bisa saja diperjalanan anak-anak mengalami demam, penyebabnya banyak faktor misalnya keteledoran kita terhadap apa yang dimakan anak, anak pengen makan itu dibeli, anak pengen minum itu dikasih, sementara kita tak tau persis dapur nya si mamang yang jual, entah baru kena penyakit, atau entar itu wadah makanannya dicuci di ember satu itu aja nyampe sore gak ganti ganti air. Yah, masuk deh kuman ke tubuh anak, lalu demam dan sakit. Atau bisa saja saking senengnya jalan ke sungai di pedesaan lalu kita mengajak anak anak mandi sampe tulangnya gemerutuk kedinginan, kan ukuran dingin kita sama mereka beda doong, kalau kulit kita udah banyak ketutupan lemak, lah mereka kulitnya masih tipis, jadi sebelum kita  kedinginan ajak mereka untuk berhenti mandi misalnya.

Prioritas pada Kesehatan Anak di Perjalanan

Biarkan Si Kecil menikmati traveling tanpa rasa khawatir 
Antisipasi sakit pada anak ketika dalam perjalanan harus sedini mungkin dilakukan namun apabila daya tahan tubuh anak drop maka sebaiknya kita memberikan pertolongan pertama pada anak. Sebaiknya menyiapkan obat penurun panas seperti paracetamol apabila anak tiba-tiba demam. Tentunya harus sesuai dosisnya ya. Jika sudah diberikan obat penurun panas namun masih juga demam perlu diwaspadai kemungkinan adanya indikasi penyakit tertentu yang menyerang anak. 

Salah satu obat penurun panas anak yang aman dan sesuai dosis untuk anak yaitu Tempra. Tempra cepat Menurunkan Panas Anak karena langsung bekerja di pusat panas. Tentu pemberian obat demam pada anak harus benar-benar dipilih yang aman pada anak. Obat panas yang aman dapat ditinjau dalam beberapa hal antara lain: aman dalam kandungan obat yaitu tidak mengandung zat-zat kimia yang berbahaya pada anak hingga masa tua nanti aman dalam dosis yang diberikan maupun aman dalam hal efek samping.

Si kecil menikmati liburan 
Ketika anak sudah sehat kembali tentu hati senang travelingpun menjadi perjalanan yang menyenangkan bagi semua anggota keluarga. Selamat Traveling!

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Thaiso

52 comments:

  1. Wah aku juga mau nulis tentang Tempra hahaha....masih mengendap di draft. Semoga tembus mba pun juga aku hehehe aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayuh..ramein. semoga buah hatinya sehat selalu ya mba..

      Delete
  2. Bener mbak, jalan2 harus badan fit dan parasetamol tersedia dirumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mba sedia parasetamol untuk antisipsi kalau anak demam

      Delete
  3. Travelling itu memang perlu persiapan matang ya mba, biar smw kondisi terjaga... Termasuk kondisi kesehatan hihi...
    Sukses lombanya ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau ada dana tapi kesehatan ga memungkinkan atau buah hati gampang sakit batal deh liburannya jadi memang harus sehat ya hehe

      Delete
  4. Memang asyik traveling bareng anak2. Melihat keceriaan mereka, double senengnya. Tapi ya itu, yang dibawa juga double2 dan harus dipersiapkan dengan matang. Hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mba mereka seneng banget kalau diajak jalan-jalan auranya positif jadi ceria deh mereka. kita juga seneng tanpa was-was

      Delete
  5. Memang asyik traveling bareng anak2. Melihat keceriaan mereka, double senengnya. Tapi ya itu, yang dibawa juga double2 dan harus dipersiapkan dengan matang. Hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mba belum lagi kalau diperjalanan beli mainan lagi haha ga ada tempat mau narok barang lagi.

      Delete
  6. Semoga menang ya mba ^^, saya pengen ikutan kok males hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. ngeramein aja, sukses juga buat mba Amanda Ratih

      Delete
  7. Anak kalau sehat, travelingnya senang ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget..intinya semua harus sehat walafiat, mesti jaga jaga sebelum dan sesudah liburan

      Delete
  8. Yang asyik itu kalau trav ngajak satu keluarga full..rasanya tak ada yang seindah lagi dah..hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Traveling bersama keluarga memang asyik ga ada yang sedih ga ada yang dipikirin lah kalau emaknya pergi sendiri badannya liburan otaknya dirumah haha..

      Delete
    2. Bener banget Traveling bersama keluarga memang asyik ga ada yang sedih ga ada yang dipikirin lah kalau emaknya pergi sendiri badannya liburan otaknya dirumah haha..

      Delete
  9. Waah waah detail banget ya bikin hitungan anggaran buat tamasyanya.. da iya sih tamasya ga asik kalau pas anak sakit. Dan emang tempra di rumahku selalu sedia nih mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba kalau ga pas hitung hitungannya bisa berabe hehe..apalagi lalu besar anggaran yg digunakan berimbas pada anggaran yang lain. Mba Yuli memang Mama siaga sedia tempra untuk jaga jaga

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  10. Hihi iya mba Yuli, soalnya kalau ga pas bisa bisa berimbas pada pos yang lain, kalau kecil ga masalah sih, tapi kalau besar berabe dong hehe. Wah, ini betul betul ibu siaga ya, tempra itu buat jaga jaga kalau demam tiba-tiba menyerang anak ya mba.

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Bener banget mba.

    Kalo mau liburan, hal pertama yang harus kita punya ya harus sehat dulu. Menyoal dana, dll, itu menyusul belakangan. :)

    ReplyDelete
  13. Krn anakku pernah masuk RS gara2 emaknya telat kasi penurun panas (sangking sakleknya krn kata dokter, kasi lagi nanti jam 10), ternyata jam stgh 10 lewat udh pingsan :/ Suhu tubuhnya naik cepat. Jadi ga mw kecolongan lagi, pergi jauh bawa aja penurun panas #jagajaga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah sampai segitunya ya mba, emang berapa suhu badannya mba? Pasti panas sekali ya, pertolongan pertama ya kasih minum sebanyak mungkin bisa membantu badan biar berkeringat dan pipis .

      Delete
  14. aku pun pernah ngalamin mau liburan eh anak demam, yowis kasih Tempra aja :-)

    ReplyDelete
  15. Jalan-jalan itu harus dalam keadaan sehat agr dapat di nikmati :-) dan jangan lupa juga harus siap sedia tempra :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul banget..kalau udah sehat jalan jalan bisa seru..namun kalau sakit mesti sembuh dulu

      Delete
  16. Baca postingan ini mengingatkan saya kalau kemarin juga daftar buat ikutan tempra, dan saya belum nulis juga. Masih ada waktu kan yak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih mba ayukk rameinn..Semoga putra putrinya sehat ya mba

      Delete
  17. Baca postingan ini mengingatkan saya kalau kemarin juga daftar buat ikutan tempra, dan saya belum nulis juga. Masih ada waktu kan yak?

    ReplyDelete
  18. bettul banget mbak, mau travelling harus banyak persiapannya apalagi bawa anak
    perlengkapan kesehatan itu jgn ampe lupa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat jaga-jaga ya apalagi kalau anak emang ada riwayat penyakit tertentu misalnya alergi yang tiba-tiba saja bisa muncul akibat terkena debu, makanan atau minuman yang tida sehat. Obat harus siap sedia

      Delete
  19. Wahh jauh lebih repot traveling seorang yg sudah berkeluarga ya kak apalagi seorang ibu, beda jauh dengan seorang lelaki yg masih lajang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tapi seruu..deh senangnya bisa sama sama

      Delete
  20. Infonya bermanfaat sekali

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  21. traveling sama anak-anak itu persiapannya memang harus matang ya mbak. klo enggak bisa kacau acara travelingnya.

    mampir donk di elnonita dot com, ada artikel yang sama dengan ini. :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau mainan kesayangannya ketinggalan wuuuhaaa, langsung badmood hehe. Baik segera kesanah..

      Delete
  22. Rasanya belom kerasa liburan sm anak kalo mereka gak rewel yak hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bet banget justru pas pada saat pergi sendiri gak ada yang dicerewetin serasa aneh yaba kitanya haha..

      Delete
  23. Liburan pasti tenang ya kalau bawa perlengkapan obat yang tepat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Obat itu seperti panglima yang selalu siap sedia saat keadaan gawat darurat.

      Delete
  24. Liburan pasti tenang ya kalau bawa perlengkapan obat yang tepat :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mba, sebagai ibu harus sedia payung sebelum hujan ya

      Delete
  25. Berlibur sakit, itu menjadi kendala pertama yang harus di selesaikan ya, tidak enak juga liburan tetapi sakit ndak jadi liburan nanti malah

    ReplyDelete
  26. pas travelin anak sakit, sangat merepotkan ya.
    sehingga ini semua perlu dipersiapkan.

    adakah pengalaman traveling dengan anak dan sakit?
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sakit sebaiknya tunda dulu liburannya, setelah sehat dan anak anak sudah kembali ceria boleh kita merencanakan kembali jadwal travelingnya

      Delete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.