(Review) My Father Is My Hero - Yurmawita's Blog (Review) My Father Is My Hero | Yurmawita's Blog
Saturday, April 30, 2016

(Review) My Father Is My Hero

Pertamanya gue mereview film nih, ceritanya tuh film berhasil membuat air mata gue ga pernah berhenti mengalir. Sedih banget deh..Sebenarnya ini film udah lama sekali produksi nya aja tahun 1995. Bahka telah beberapa kali diputar di Box Office. Tapi berhubung itu film menurut gue yahud banget sebagai bentuk apresiasi gue mau mereview tuh film. 

Pemain : Jet Li (Kung Wei), Tse Miu, Anita Mui.
Sutradara : Corey Yen

Kisah diawali dengan seorang anak usia sekitar 7-9 tahun bernama Syuku , yang memiliki prestasi bela diri yang luar biasa, ia dididik oleh sang ayah yang begitu menyayangi keluarga. Si Ayah diperankan oleh Jet Li bernama Wei bekerja sebagai agen rahasia dari kepolisian, ia ditugaskan untuk menjadi mata-mata dengan resiko tinggi, ia pernah menjadi perampok hanya untuk menggagalkan  rencana perampokan bank besar, ia juga pernah menjadi pembunuh bayaran dll. Tugasnya ini mengharuskan untuk tidak berhubungan sama sekali dengan keluarga. Istri dan anaknya Syuku tidak pernah tau apa sebenarnya pekerjaan Wei, Setiap kali ia berhasil menjalankannya misinya sebagai agen polisi Wei baru boleh menemui keluarganya. Kesempatan bersama dengan keluarganya inilah yang dimanfaatkan Wei untuk dekat dengan anaknya. Syuku dilatih bela diri, survive di air dengan cara menenggelamkan kepala mereka dalam baskom yang berisi air selama mungkin.


Wei adalah ayah yang menjadi teladan buat Syuku, setiap hari ketika Wei bersama mereka selalu diisi dengan kegiatan menyenangkan dan berkesan bagi Syuku, namun Syuku tidak pernah menjadi anak yang manja.

Istri meninggal

Istri Wei mempunyai penyakit yang cukup parah, setiap pulang sekolah Syuku mencari semut hitam yang akan ia masak untuk obat ibunya. Wei dipanggil untuk melaksanakan sebuah misi baru yang cukup berat, namun ia tidak bisa menolaknya. Akhirnya ia pergi meninggalkan keluarganya untuk menunaikan tugasnya.

Ternyata ia ditempatkan. Menjadi mata-mata di Hongkong yakni tempat mafia yang melancarkan sejumlah aksi yang cukup besar yaitu pencurian barang-barang antik. Saat ia mulai menjadi mata-mata hal tersulit terjadi yaitu penyakit istrinya semakin parah. Setelah berjuang melawan sakitnya dan tidak ada penanganan akhirnya  istrinya tidak bisa tertolong lagi, tak ada kabar berita dari Wei hanya Syuku yang merawat ibunya, mencuci baju, membuatkan makanan sementara dia sendiri harus sekolah dan mengurus diri sendiri.

Polisi Pong adalah salah satu polisi wanita yang bertugas menangkap perampok  ingin menangkap ayahnya. Dalam ia dipertemukan dengan Wei dalam sebuah rencana perampokan Bank, Wei terlibat dalam aksi tersebut sebagai salah satu siasat untuk mengelabuhi polisi. Pong hanya memperhatikan dari balik masker yang menutupi wajah Wei, ia kemudian menyadari bahwa pria dihadapannya adalah orang baik. Hal itulah yang mendasari Pong untuk mengetahui lebih lanjut siapa sebenarnya pria itu. Ia berusaha mencari tau keluarganya Wei dan menyamar menjadi rekan bisnis Wei.

Dalam aksi penyamarannya Pong mengenal dekat istri Wei dan Syuku. Selanjutnya istri Wei menitipkan sebuah surat untuk Wei yang isinya agar menerima Pong untuk mengasuh Syuku karena menyadari bahwa penyakitnya tidak bisa disembuhkan lagi. Akhirnya Istri Wei meninggal. Syuku dan Pong selanjutnya pergi ke Hongkong mencari Wei.

Mereka pergi ke wei Tung Cina, Pong berusaha untuk menitipkan Syuku ke kapal namun disini mereka menemui rintangan dalam perjalanan mereka dipermainkan oleh ABK terjadilah pertarungan sengit. Dalam perkelahian itu Syuku membantu Pong dengan berbagai jurus bela diri yang ia miliki. Akhirnya para ABK berhasil mereka lumpuhkan. Mereka akhirnya pergi ke Hongkong dengan menggunakan boat. 

Di perjalanan Pong menceritakan maksudnya memata-matai keluarga syuku dengan maksud untuk membunuh ayahnya, namun ternyata kemudian ia menyadari bahwa orang yang akan ia tangkap adalah orang baik dan tak mungkin berbuat jahat tanpa ada maksud tertentu. Lalu ia penasaran dan berusaha mencari tau tentang siapa sebenarnya Wei.

Keesokan harinya sebuah surat kabar harian Hongkong memberitakan aksi Syuku bersama Pong. Berita itu juga muncul di televisi dan akhirnya sampai ke telinga penjahat tempat dia bekerja. Sementara polisi Pong memarahi rekannya yang memberitakan syuku di surat kabar. Pong mencurigai bahwa rekannya bermaksud ingin memiliki misi pribadi agar cepat naik jabatan. Syuku mendengar kabar dari televisi bahwa ia dicari polisi lalu berusaha untuk lari dari hotel. Ia beranggapan bahwa Bibi Pong telah menipunya dengan tujuan untuk menjebak ayahnya. Sementara itu mendengar anaknya ada di Hongkong Wei pergi menemui Syuku di hotel. Polisi ternyata sudah terlebih dahulu datang ke sana.

Mafia ternyata sudah mencium keberadaan Syuku lalu membawanya ke markas mereka. Di sana ternyata telah diberikan sarapan oleh anak buahnya, salah satu tempat makanan yang diperuntukkan untuk Syuku.

Paman nya meninggal dianiaya oleh mafia. Ia diamanatkan untuk menggunakan ponsel dan kartu nama yang diberikan oleh pamannya untuk menghubungi ayahnya. Sementara itu Wei yang pingsan setelah baku hantam dengan bos mafia diselamatkan oleh  Pong.

Syuku dianiaya oleh mafia dengan tujuan agar Wei mengakui bahwa Syuku adalah anaknya namun karena syuku sudah terlebih dahulu diberikan pesan rahasia di kotak makanan yang dimakan syuku mereka berhasil bersandiwara dan meyakinkan mafia bahwa syuku dan we tidak punya hubungan apa apa.

Selanjutnya syuku yang dipaksa mengakui bahwa wei adalah ayahnya dianiaya dan di buang di pembuangan sampah. Namun berhasil diselamatkan oleh Paman yang merupakan teman ayahnya. Mafia yang sudah mengetahui bahwa Wei adalah polisi berusaha menjebak dan membunuh Wei. Namun ketinggian ilmu bela diri Wei membuatnya lolos dari jebakan.

Mafia sedang merencanakan sabotase besar besaran di atas kapal pesiar, akan diadakan lelang barang barang antik dengan omzet miliaran, kesempatan itu dimanfaatkan oleh mafia untuk mengambil semua uang peserta lelang, mereka memasang bom di setiap sudut kapal serta memegang pemicunya untuk mengancam peserta lelang.

Syuku yang berhasil menyelam berusaha naik ke atas kapal pesiar. Dengan perjuangan dan kecerdasannya ia berhasil mengelabuhi penjaga monitor cctv yang telah terpasang terlebih dahulu oleh mafia. Dengan ponselnya ia menghubungi ayahnya dan memberitahukan satu persatu bom yang telah dipasang oleh mafia.

Wei yang telah menyadari keberadaan anaknya di kapal tersebut mengikuti arahan Syuku untuk melepaskan bom-bom yang telah terpasang. wei menyamar menjadi peserta lelang dan mengamati situasi dari atas arahan Syuku ia berhasil menjinakkan bom yang ada di kapal. Namun ponsel Syuku mati dan bom yang terakhir masih aktif.

Lelang dimulai mafia segera bertindak dengan menakut-nakuti peserta, salah satu bom sengaja ia ledakkan sehingga peserta panik dan berusaha meninggalkan kapal. Kesempatan itu digunakan oleh kaki tangan mafia untuk mengumpulkan koper-koper yang berisi uang para peserta lelang yang telah ditinggalkan pemiliknya. Wei datang dan menggagalkan aksi mafia, pertarungan cukup sengit Wei lawan tiga orang mafia salahsatunya bos mafia. Disaat mereka berduel, Syuku muncul membantu ayahnya. Mereka mengeluarkan jurus-jurus yang unik dan keren.

Namun karena mafia menggunakan senjata api, Syuku mendapatkan luka yang cukup serius, detik-detik berikutnya adalah ketika bos mafia berhasil menaklukkan Wei yang sudah tak berdaya. Sementara itu bom yang masih belum berhasil dijinakkan telah mengeluarkan tanda tanda akan meledak. Sebuah helikopter polisi datang berusaha menyelamatkan Wei dan Syuku, namun karena masih dalam cengkraman bis mafia akhirnya Wei meminta Pong untuk membawa Syuku. Akhirnya helikopter berhasil membawa mereka menjauh dari kapal yang sesaat kemudian meledak. Wei berhasil terlempar ke lautan. Selanjutnya ia berhasil meloloskan diri dengan berenang ke daratan.

Syuku segera ditangani oleh dokter dan berhasil selamat. Mereka akhirnya menyadari keberadaan masing masing.

Selesai deh,

Menurutku film ini ada segi positif dan negatifnya, sisi positifnya adalah perjuangan seorang ayah yang mengabdi kan dirinya untuk negara demi menumpas penjahat. Memberikan contoh bagaimana mendidik seorang anak laki-laki yang tegar, mandiri, serta bertanggungjawab. Namun negatifnya adalah, kok bisa ya tega sekali seorang suami membiarkan keluarganya sendiri demi tugas negara sementara sang istri sendiri sudah sakit sakitan, tidak ada jaminan kehidupan yang baik untuk seorang pahlawan.

Sumber gambar dari sini



No comments:

Post a Comment

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.