Belajar Menjadi IBu

Konten [Tampil]
Ibu,
buku yang telah habis kau baca
kini ku baca
baru halaman pertama

Ini puisi yang sangat bermakna bagiku. Karena aku perempuan, secara lahiriah sudah menjadi ibu bagi ketiga anak-anakku. Namun secara makna mungkin baru kueja  halaman pertama.

Kata orang pandai ibu itu sanggup mengorbankan seluruh jiwa dan raga demi anak-anaknya, namun aku belum mengalaminya.

Kata orang bijak ibu itu ibarat lilin, yang menerangi kehidupan anak-anaknya dan membiarkan dirinya lebur. akupun belum menjalaninya

Kata orang yang pintar, ibu itu ibarat atap yang melindungi anak-anaknya dari hujan dan panas, namun ia membiarkan dirinya kepanasan dan kebasahan. Aku juga belum mengalaminya.

Kata orang santun, ibu itu ibarat mengupas buah dengan mata pisau yang mengarah ke dirinya. Filosofinya adalah untuk melindungi anak-anaknya dan membiarkan dirinya yang terkorban lebih dahulu. Akupun belum pernah mengalaminya.

Kata orang cerdas, ibu itu ibarat pelita kehidupan kekal abadi. kasih sayangnya tak ada duanya tiada taranya

Nah, aku akan belajar menjadi semuanya....
Untuk para ibu dimanapun berada....
selamat hari ibu, semoga kita bisa belajar menjadi ibu bagi anak-anak kita semua









No comments

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.