Merangkai akrilik - Yurmawita's Blog Merangkai akrilik | Yurmawita's Blog
Saturday, March 1, 2014

Merangkai akrilik

Sama seperti keinginanku menulis, punya keterampilan membuat sebuah karya dalam wujud yang indah adalah impianku sejak lama. Ada sebuah kebanggaan tersendiri ketika karya ku bisa dilihat orang apalagi bermanfaat bagi siapapun. Kalau sudah kadung cinta dengan sesuatu maka aku berusaha untuk mempelajarinya, dan mendalami apapun yang berhubungan dengan hal tersebut.
 seperti halnya hoby baruku yang satu ini yakni merangkai akrilik.

Berawal dari kekagumanku melihat ruangan kepala sekolah kami yang baru, ada nuansa berbeda di sana. Mataku lebih tertuju pada beberapa aksesoris yang sedap dipandang mata. Sebuah keranjang tempat gelas air mineral serta sebuah tempat tisu yang penuh nuansa girli nya. Tanpa berkedip sedkitpun aku menantap keranjang indah yang telah dihias dengan sejenis batuan kristal bening nan cantik. Bening seperti tetesan embun ketika menetes dari kehijauan daun namun begitu berkelas dipadu dengan kristal kristalan atau apalah istilahnya. Yang jelas mampu memikat siapa saja yang menatapnya. Ùhui....

Ñah, dari situlah awal mula ceritanya sampai akhirnya ketika tiba dirumah otakku masih saja tanpa mau mengalihkan topik yang lain hanya memikirkan si keranjang seorang.

Mulailah daku browshing di you tube tentang apa nama kerajinan tangan kristal tersebut. Nah ternyata kerajinan tersebut merupakan seni merangkai akrilik atau acrylic. Acrylic itu sejenis batubatuan yang berwarna bening bercahaya bak kristal. Sehingga kalau aku lagi mencari tutorial tentang merangkai akrilik ternyata tidak banyak yang didapatkan namun kalau mencoba kata kunci kristal, eh ternyata nyambung juga apa yang kucari.

Nah, bekal awal cukup puas dengan apa yang diberikan oleh tante you tube, karena seni merangkai akrilik dijelaskan secara detail. Ntar kalau sempat kukasih tau deh alamat tutorialnya. Berhubung webnya tidak memadai dan sudah tidak sabaran lagi nih mau pamer jadi lengkapnya nanti dulu ya...Sebenarnya, ada temen sekantorku yang sudah pintar banget merangkai akrilik ini. Namun berhubung belum ada panggilan jiwa jadinya aku belum serius mau berguru sama beliau.

Setelah melihat tayangan di you tube berulang ulang barulah aku memantapkan diri mendalami kerajinan ini dengan sepenuh hati. Awalnya agak kesulitan juga mencari bahan bakunya di kota kami, namun menurut info dari temen yang hobi banget belanja bahanbahan untuk keterampilan akhirnya aku bisa mengubek ngubek tuh toko untuk menemukan bahan akrilik. Toko yang terletak di jalan Basukii Rahmat ini (lupa namanya  mak...) memang menjual bahan bahan kerajinan mulai dari kawat bunga, manikmanik, hingga berbagai macam vas. Pokoknya lengkap deh.

Mataku berkunang kunang saking senangnya melihat begitu banyak batuan akrilik yang dijual di sana. Mulai dari kelopak, tetes, daun, dan sebagainya. Ñah, berbekal isi kantong yang pas pasan akhirnya daku berhasil membawa pulang bahanbahan untuk merangkai akriliknya.

Ini bahan bahannya

Kalau ini namanya kawat pembalut atau kawat Pita.

Yang ini benang pancing

Dan inilah yang dinamakan acrilik

Satu hari terlewati, ternyata merangkai akrilik dengan bermodalkan pengetahuan dari tante you tube saja belumlah cukup. Terbukti beberapa rangkaian bungaku tak karuan yang mana kelopak mana putik serta daun, belum lagi masalah ikat mengikat benang bening yang merupakan tali pancing tak mudah euy.... buktinya kelopaknya luruh tidak beraturan, mungkin salah memasukkan benang pancingnya,

Hingga hari ketiga proses pembelajaran diriku berujung pada bantuan teman satu sekolah yang berbaik hati mengajarkanku.meski tidak sedetail yang kuinginkan lantaran kekurangan bahan, namun cukuplah informasi darinya unruk melengkapi kekurangan pengetahuanku.

Singkat cerita aku mulai memodifikasi apa yang kudapatkan di you tube degan informasi temenku. Ternyata ada benang merahnya, dan rasanya cukup puas dengan


apa yang telah kubuat meski cukup lelah juga akibat try and error yang sudah berbilang hingga puluhan kali.

Dan inilah penampakannya. Tara.....


Masih sederhana sekali ya..tapi handmade ini awet lho tidak mudah pudar dan bisa dicuci juga. Jadi kalau kotor atau berdebu tinggal kita cuci dengan larutan sabun lalu di lap bersih. 

2 comments:

  1. Aku baru tahu, perintilan kecil kecil itu disebut akrilik.. Aku kira bahan yang licin itu.. :)

    ReplyDelete
  2. Eh.. Ada mba asti cantik.. Mks udah berkunjung

    ReplyDelete

Terimakasih ya, telah berkunjung di blog saya. Bila ada waktu luang saya sempatkan berkunjung balik. Semoga silaturrahim kita terjalin indah.